- PKB menyelenggarakan Muscab serentak di Jawa Tengah pada 15-20 April 2026 untuk memilih 35 Ketua DPC baru.
- Partai menerapkan sistem uji kelayakan dan kepatutan bagi 819 kandidat guna memastikan kapasitas kepemimpinan yang berkualitas.
- Langkah konsolidasi struktural ini bertujuan memperkuat mesin partai sebagai strategi persiapan memenangkan Pemilu tahun 2029 mendatang.
SuaraJawaTengah.id - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tak mau main-main dalam menyongsong kontestasi politik 2029. Mesin partai di lumbung suara Jawa Tengah mulai dipanaskan lewat sebuah gebrakan besar: Musyawarah Cabang (Muscab) serentak yang diikuti 819 kader yang berebut 35 kursi Ketua DPC.
Berlangsung pada 15-20 April 2026, ajang konsolidasi ini menandai perubahan signifikan dalam mekanisme pemilihan pimpinan di tingkat daerah. Era pemilihan melalui aklamasi atau usulan tunggal tampaknya mulai ditinggalkan.
Wakil Ketua Umum DPP PKB, Ida Fauziah, memimpin langsung gelombang pertama Muscab di Resort Tlogo Tuntang, Kabupaten Semarang, Rabu (15/4/2026).
Kehadirannya bersama jajaran elite DPP seperti Nihayatul Wafiroh, Tommy Kurniawan, hingga Yanuar Prihatin, menjadi sinyal kuat bahwa DPP PKB menaruh perhatian serius pada proses ini.
Menurut Ida, proses Muscab kali ini jauh berbeda. PKB menerapkan sistem baru yang lebih ketat untuk menjaring para pemimpin di tingkat kabupaten/kota. Setiap kandidat wajib melewati saringan berlapis.
"Setiap calon Ketua DPC akan dilakukan uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test). Ini untuk memastikan bahwa calon ketua DPC memiliki kapasitas mengelola organisasi PKB di tingkat kabupaten dan kota," ujar Ida dikutip dari keterangan tertulis pada Sabtu (18/4/2026).
Mekanisme baru ini membuat nama-nama yang diusulkan dari akar rumput tidak bisa langsung melenggang menjadi ketua. Mereka harus membuktikan kapabilitasnya di hadapan tim penguji dari DPW, DPP, hingga akademisi.
“Setelah diumumkan bakal calon ketua, maka nama-nama tersebut akan mengikuti uji kelayakan dan kompetensi (UKK) yang akan melibatkan pengurus DPW, DPP dan akademisi,” jelas Menteri Ketenagakerjaan tersebut.
Langkah strategis ini merupakan bagian dari konsolidasi struktural partai secara nasional yang bertujuan untuk membangun fondasi yang kokoh dari pusat hingga ke tingkat paling bawah. Ida Fauziah menegaskan, target utamanya adalah kemenangan pada Pemilu 2029.
Baca Juga: TPPD Jateng Ingatkan Anak Muda Jangan Terkecoh Konten Medsos: Kinerja Pemerintah Harus Berbasis Data
"Pada dasarnya mesin partai sudah bergerak. Harapannya, dengan struktur yang kuat, maka mesin akan berjalan, dan kemenangan PKB bisa kita dapatkan di tahun 2029," tegasnya.
Sementara itu, Ketua DPW PKB Jawa Tengah, Sarif Abdillah, menambahkan bahwa Muscab tidak hanya soal pergantian pengurus. Forum ini juga menjadi ajang untuk merumuskan strategi konkret partai untuk lima tahun ke depan.
“Selain penguatan struktur, partai juga harus merumuskan politik kehadiran melalui program-program nyata yang berpihak pada rakyat,” imbuhnya.
Data dari Tim Penataan Struktur DPW PKB Jateng yang diketuai Zainudin Zein mencatat angka fantastis, yakni 819 kader yang resmi menjadi bakal calon ketua.
“Bakal Calon ini merupakan usulan dari ranting dan PAC serta kekuatan kultural. Lalu ditetapkan dalam Muscab sebagai Calon, kemudian menjalani Uji Kelayakan dan Kepatutan. Terakhir diputuskan DPP PKB,” papar Zainudin.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Kualitas Aset Membaik, JPMorgan Naikkan Rekomendasi Saham BBRI Menjadi Overweight
-
Sadis! Rampok Ponsel Tebas Telinga Korban hingga Nyaris Putus di Semarang
-
Bripka EJ Mubaligh Polres Wongiri Tersangka Kekerasan Seksual, Terancam Sanksi Kode Etik Pemecatan
-
Di Tengah Ancaman PHK, Investasi Baru di Jateng Buka 650 Lapangan Kerja
-
Musim Kemarau di Jateng Datang, Pendaki Gunung Diminta Tak Nyalakan Api Sembarangan