- Presiden Prabowo Subianto menegaskan keberagaman latar belakang bukan penghalang persatuan nasional demi mewujudkan Indonesia Emas 2045 mendatang.
- Pernyataan tersebut disampaikan saat memberi pengarahan kepada 503 Ketua DPRD seluruh Indonesia di Magelang pada 18 April 2026.
- Kegiatan di Akademi Militer bertujuan memperkuat peran pimpinan daerah dalam mendukung Asta Cita demi kemajuan bangsa Indonesia.
SuaraJawaTengah.id - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menegaskan bahwa perbedaan latar belakang bukanlah penghalang bagi persatuan bangsa dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045.
Pernyataan tersebut disampaikan saat Presiden memberikan pengarahan dalam acara Pengarahan Presiden Republik Indonesia pada Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah bagi Ketua DPRD Seluruh Indonesia di Magelang, Jawa Tengah, Sabtu (18/4).
Dalam forum tersebut, Prabowo menekankan bahwa seluruh elemen bangsa berasal dari latar belakang yang beragam, baik dari sisi daerah, suku, pendidikan, profesi, hingga afiliasi politik.
Meski demikian, ia menegaskan bahwa semuanya tetap satu sebagai bagian dari bangsa Indonesia.
“Kita berasal dari latar belakang yang berbeda-beda, daerah yang berbeda, suku yang berbeda, pendidikan yang berbeda, profesi yang berbeda, dan partai politik yang berbeda. Namun, sebagai anak bangsa, kita tetap satu,” ujar Prabowo.
Lebih lanjut, Prabowo menyampaikan bahwa ia ingin berbicara secara terbuka dan apa adanya di hadapan para peserta.
Ia juga menyadari bahwa penyampaiannya mungkin menimbulkan beragam respons, namun hal tersebut merupakan bagian dari komunikasi yang jujur antarsesama anak bangsa.
“Saya ingin bicara apa adanya. Mungkin apa yang saya sampaikan nanti ada yang kurang berkenan, mungkin ada yang tersinggung, ada yang sedih,” ucapnya.
Prabowo juga menyatakan keyakinannya bahwa seluruh peserta yang hadir memiliki semangat yang sama dalam mengabdi kepada negara. Ia menyebut para peserta sebagai patriot yang mencintai tanah air, bangsa, dan rakyat Indonesia.
Baca Juga: Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
“Saya datang ke sini dengan anggapan bahwa kita semua di tempat ini adalah patriot. Kita cinta tanah air, kita cinta bangsa, dan kita cinta rakyat,” tegasnya.
Ia menambahkan bahwa keputusannya untuk hadir secara langsung dalam kegiatan tersebut didasari oleh pentingnya forum yang dihadiri para Ketua DPRD dari seluruh Indonesia.
“Saya anggap penting dan tepat jika saya hadir langsung, karena di sini hadir seluruh Ketua DPRD,” imbuhnya.
Mengusung tema 'Memperkuat Peran Pimpinan DPRD Provinsi/Kabupaten/Kota guna Mendukung Asta Cita Menuju Indonesia Emas 2045', acara ini dihadiri oleh 503 Ketua DPRD. Kegiatan berlangsung pada 15–19 April 2026 di Lembah Tidar, Akademi Militer Magelang.
Berita Terkait
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Wakil Ketua DPRD Jateng Soroti Lonjakan Kasus Campak, Ajak Warga Hidup Sehat
-
Wakil Ketua DPRD Jateng Soroti Penurunan Produksi Susu, Minta Langkah Strategis
-
Bukan Sekadar Komoditas, Sarif Abdillah Dorong Perhatian Serius untuk Petani Bawang Putih di Jateng
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
- Viral Karnaval Mirip Ritual Satanisme di Pekalongan, Ada Penyembelihan Hewan dan Okultisme
- Polisi Sebut Wanita di Video Viral Biksu Thailand Mendadak Kaya Sejak Bolak Balik Masuk Kuil
Pilihan
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
-
Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
Terkini
-
Raih Predikat Prestisius Golden Medal 2026, Semen Gresik Pertahankan Bintang Lima TOP GRC
-
Pelabuhan Tanjung Emas Didorong Naik Kelas Jadi Gerbang Utama Ekspor-Impor
-
Kalah dari Persita, Fabio Lefundes: Java United FC Masih Berproses
-
Ketika Al-Qur'an Satukan Semua Golongan: Cerita Dibalik Megahnya MTQ Nasional di Jateng
-
Kendal Tornado FC Menangi Laga Perdana, Presiden Klub Ingin Tim Konsisten dan Disiplin