Budi Arista Romadhoni
Kamis, 23 April 2026 | 14:59 WIB
Suasana latihan kelompok teater lingkar di Semarang. Sujiwo Tejo dan Teater Lingkar pentaskan 'ROJO TIKUS', sindiran politik soal koruptor yang ingin tobat.
Baca 10 detik
  • Sujiwo Tejo dan Teater Lingkar akan mementaskan lakon "Rojo Tikus" di Stadion Pancasila, Demak, pada 9 Mei 2026.
  • Pertunjukan "Pakeliran Multidimensi" ini mengisahkan kegelisahan pejabat korup bernama Wirog Bawono yang mengalami pergolakan batin antara taubat dan keserakahan.
  • Karya ini menyindir fenomena tobat politik pejabat melalui konflik antara nurani dan nafsu kekuasaan dalam sistem korup.

Pertanyaan pamungkas yang diajukan lakon ini sangat provokatif dan relevan bagi audiens di kota-kota besar yang melek politik: "Apakah Wirog Bawono Raja Tikus berdasi ini nantinya akan menjadi Raja Tikus berpeci?"

Pertanyaan ini bukan hanya tentang nasib satu karakter, tetapi juga sebuah sindiran tentang fenomena tobat politik. Apakah perubahan penampilan religius seorang pejabat adalah cerminan pertobatan sejati, atau sekadar strategi baru untuk mempertahankan citra dan kekuasaan?

"Sebuah persembahan karya seni luar biasa dari Teater Lingkar yang berkolaborasi langsung dengan budayawan legendaris nusantara, Mbah Sujiwo Tejo," ungkap Ario Bimo Gesit, Humas Teater Lingkar.

Masyarakat, khususnya generasi muda yang kritis terhadap isu politik dan korupsi, diundang untuk menyaksikan langsung mahakarya ini pada 9 Mei 2026, mulai pukul 19.00 WIB di Demak.

Load More