- Oknum pengasuh pondok pesantren di Tlogowungu, Pati, diduga melakukan kekerasan seksual terhadap puluhan santriwati selama tahun 2024 hingga 2026.
- Pelaku memanfaatkan posisi dan ancaman dikeluarkan dari pesantren untuk memaksa puluhan santriwati melakukan tindakan asusila di lingkungan sekolah.
- Kasus ini telah dilaporkan ke Polresta Pati karena menimbulkan dampak serius, termasuk adanya santriwati yang mengalami kehamilan akibat perbuatan pelaku.
Atas kondisi tersebut, Ali mendesak aparat kepolisian segera bertindak dengan menangkap terduga pelaku. Dia menilai, jika pelaku masih dibiarkan bebas, potensi ancaman terhadap santriwati lain masih sangat besar dan jumlah korban bisa terus bertambah.
"Ini menjadi problem yang besar karena seorang (pengasuh) ponpes dan yayasan di Pati sudah ada temuan sudah ada barang bukti, segera tetapkan sebagai tersangka," pintanya.
Kapolsek Tlogowungu AKP Mujahid tidak menampik adanya kasus tersebut. Perkara ini sedang ditangani Satreskrim Polresta Pati dan masyarakat diminta untuk menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut.
"Iya benar (kasus kekerasan seksual) TKP di wilayah Tlogowungu, untuk kasus ini sudah penanganan di Satreskrim Polresta Pati," tukas Mujahid.
Kontributor: IFN
Berita Terkait
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- 7 Sneakers Lokal dengan Rating Bintang 5 di Shopee yang Nyaman dan Modis
Pilihan
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
Terkini
-
Hadirkan Beautiful Nightmare, Saloka at Night Gelar Pesta Piyama Halloween Berhadiah Menarik
-
Kapolres Sukoharjo Dinonaktifkan Usai Penggeledahan Ponpes, Polri Periksa Tiga Pejabat Lain
-
Kunjungan di Wonosobo, Menteri Riefky Main Bundengan Dibimbing Sri Mulyani, Ananda Mikola Bernyanyi
-
Atasi Limbah Rumah Tangga, Pemprov Jateng Diganjar Rekor MURI Pengumpulan Minyak Jelantah Terbanyak
-
14 Tahun Mengabdi, Mantri BRI Wisnu Dampingi UMKM dari Kesulitan Modal hingga Naik Kelas