- BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem bagi masyarakat di Provinsi Jawa Tengah pada Senin, 11 Mei 2026.
- Status siaga ditetapkan untuk mengantisipasi potensi bencana hidrometeorologi berupa banjir, tanah longsor, dan angin kencang di daerah.
- Meskipun Kota Semarang diprakirakan hujan ringan, seluruh masyarakat Jawa Tengah tetap diminta waspada terhadap potensi cuaca buruk.
SuaraJawaTengah.id - Masyarakat di Provinsi Jawa Tengah (Jateng) diminta untuk meningkatkan kewaspadaan secara signifikan pada hari ini, Senin (11/5/2026).
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah mengeluarkan peringatan dini serius terkait potensi cuaca ekstrem yang mengintai wilayah ini. Meskipun prakiraan untuk Kota Semarang menunjukkan intensitas hujan yang lebih rendah, status waspada tingkat provinsi tidak boleh diabaikan.
Dalam keterangan resminya, BMKG secara khusus menyoroti beberapa wilayah di Indonesia yang masuk dalam kategori "Siaga" terhadap potensi dampak hujan.
"BMKG juga mengingatkan masyarakat untuk siaga potensi hujan lebat hingga sangat lebat di Kepulauan Bangka Belitung, Jawa Barat, Jawa Tengah, Kalimantan Barat, Maluku Utara, dan Maluku," demikian peringatan yang disampaikan di akhir laporan prakiraan cuaca nasional.
Status siaga ini mengindikasikan adanya ancaman nyata bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, hingga angin kencang yang dapat dipicu oleh curah hujan ekstrem di berbagai daerah di Jateng.
Sementara itu, untuk prakiraan cuaca spesifik di kota-kota besar di Pulau Jawa, terdapat variasi kondisi. Prakirawan BMKG, Rizky, melalui kanal YouTube resmi BMKG menyampaikan bahwa Ibu Kota Jawa Tengah diprediksi akan basah hari ini.
"Beralih ke Pulau Jawa, cuaca di Surabaya dan Yogyakarta berpotensi berawan tebal, sementara Jakarta, Serang, Bandung, Semarang akan diguyur hujan dengan intensitas ringan," ujar Rizky.
Prakiraan ini menunjukkan bahwa meskipun di pusat Kota Semarang hujan mungkin hanya berintensitas ringan, masyarakat yang beraktivitas di wilayah yang lebih luas di Jawa Tengah atau yang tinggal di daerah rawan bencana harus tetap memantau informasi terkini dan bersiap menghadapi kemungkinan cuaca yang lebih buruk sesuai peringatan dini level provinsi.
Secara nasional, BMKG memprakirakan sebagian besar wilayah Indonesia memang akan diguyur hujan pada awal pekan ini. Di Sumatra, beberapa kota seperti Jambi, Palembang, dan Bandar Lampung bahkan diminta mewaspadai hujan petir.
Baca Juga: Jawa Tengah Lumbung Pelanggan Terbesar Indosat! Trafik Data Meroket 17 Persen di Kuartal I 2026
"Waspadai hujan petir yang dapat terjadi di Jambi, Palembang, dan Bandar Lampung," kata Rizky.
Kondisi serupa terjadi di Pulau Kalimantan di mana seluruh kota besarnya diprakirakan hujan ringan. Begitu pula di wilayah timur Indonesia, di mana hujan ringan hingga sedang mendominasi prakiraan cuaca di Sulawesi, Maluku, hingga Papua.
"Hujan sedang berpotensi mengguyur wilayah Mamuju dan Kendari," tambahnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Pengacara Yoyok Sukawi Bantah Aset Disita, Kuasa Jual Juga Ditolak PN Semarang
-
Pameran Senang Riang Lagu Anak Lokananta Ditutup dengan Musikalisasi Puisi
-
Diduga Intimidasi Warga yang Nongkrong, Polresta Solo Amankan 4 Orang
-
BRI Jadi Koordinator Himbara di Danantara Housing Expo 2026
-
Waspada Potensi Bencana Alam di Jateng, Sarif Abdillah: Pelatihan Relawan Jangan Kendor!