Advance Booking dari Grab bahkan menjadi layanan pertama di Indonesia yang berani memberikan #JaminanOnTime berupa kompensasi hingga Rp3.300.000 jika penumpang sampai ketinggalan pesawat akibat keterlambatan penjemputan oleh mitra pengemudi. Jaminan kompensasi ini berlaku jika pemesanan dilakukan paling lambat 12 jam sebelum jadwal penjemputan yang telah ditentukan.
Kalau rencana perjalanan pengguna mendadak berubah, fitur Grab Advance Booking memungkinkan pengguna dapat membatalkan pesanan secara gratis selama dilakukan paling lambat satu jam sebelum waktu penjemputan. Jika pembatalan dilakukan oleh Mitra Pengemudi, sistem Grab akan secara otomatis mencari Mitra Pengemudi pengganti agar perjalanan ke bandara tetap berjalan sesuai rencana.
Untuk perjalanan sebaliknya, pengguna juga dapat memesan GrabCar dari Bandara Semarang melalui titik jemput Grab yang tersedia di area kedatangan. Setelah landing dan ambil bagasi, kamu bisa langsung siap pergi ke berbagai lokasi tujuan di Semarang.
Jadi, sudah siap menikmati perjalanan yang tenang dan tepat waktu dengan #JaminanOnTime? Cukup atur jadwal keberangkatan lebih awal dengan Advance Booking di aplikasi Grab, lalu duduk manis menikmati perjalanan tanpa drama.***
Berita Terkait
-
BYD Kian Agresif di Jawa Tengah, Kejar Pertumbuhan Pasar Kendaraan Ramah Lingkungan
-
Negara Sekarat, Penguasa Khianat! Rezim Prabowo Disebut KKN, Mahasiswa Kepung DPRD Jateng
-
Ada Pokemon di 23 Semarang, Pengunjung Bisa Belajar Main Kartu Koleksi hingga Bertemu Pikachu
-
Pulang ke Jawa Tengah, Abimanyu Siap Jadi Motor Kebangkitan PSIS
-
Mendung Selimuti Semarang, BMKG Minta Warga Tetap Waspada Perubahan Cuaca
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Jokowi: PSI Punya Target Besar di 2029, Bukan Sekadar Lolos ke Senayan
-
Soroti Krisis Kepercayaan, Yoyok Sukawi Desak PSSI Transparan Soal Isu Penundaan Kongres
-
Polda Jateng Selidiki Kematian Dugaan Bunuh Diri Taruna Akpol: Baru Ikuti Pembukaan Pendidikan
-
Ini Identitas Taruna Akpol yang Tewas Diduga Bunuh Diri
-
Bupati Nonaktif Cilacap Didakwa Minta Kepala OPD Kumpulkan Rp568 Juta untuk THR