Budi Arista Romadhoni
Jum'at, 07 Agustus 2026 | 14:15 WIB
Dewan Pembina Gerakan Solusi Indonesia (GSI) Prof. Dr. Pujiyono Suwadi bersama sejumlah pembicara pada acara acara Sharing Inspiratif Bareng Anak Muda yang digelar GSI, PT Pertamina (Persero), Pemkab Pati dan Bank Jateng Cabang Koordinator Pati, pada Kamis (6/8/2026). [Istimewa]
Baca 10 detik
  • Prof Pujiyono Suwadi mengajak generasi muda mencintai kekayaan alam Indonesia dalam forum diskusi di Pati pada Kamis (6/8/2026).
  • Dr Andina Elok Puri Maharani mengingatkan pentingnya menyaring informasi dan menjaga etika saat menggunakan media sosial secara bijak.
  • Plt Bupati Pati Risma Ardhi Candra menyatakan Kabupaten Pati memiliki potensi besar yang siap dikembangkan oleh inovasi anak muda.

‎Pandangan tersebut diperkuat Pakar Hukum Tata Negara Universitas Sebelas Maret (UNS), Dr. Andina Elok Puri Maharani.

‎Menurut Andina, kemajuan teknologi memberikan banyak kemudahan bagi generasi muda untuk belajar dan memperoleh informasi. Namun, kemudahan tersebut juga harus diimbangi dengan kemampuan memilah informasi yang benar.

‎"Algoritma media sosial itu mempengaruhi cara berpikir kita. Karena itu setiap informasi perlu dicek kembali agar kita tidak mudah percaya pada sesuatu yang belum tentu benar," ujar Andina.

‎Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga etika saat menggunakan media sosial karena setiap aktivitas di ruang digital akan menjadi rekam jejak yang dapat dilihat kembali di masa depan.

‎"Dunia digital tidak pernah benar-benar hilang. Maka ukirlah rekam jejak yang baik sejak sekarang," katanya.

‎Selain aktif di ruang digital, Andina berharap generasi muda juga mengenal potensi daerahnya sendiri dan memanfaatkan ilmu yang diperoleh untuk memberikan manfaat bagi masyarakat.

‎Andina menambahkan, perkembangan teknologi digital seharusnya tidak hanya dimanfaatkan sebagai sarana berkomunikasi, tetapi juga menjadi ruang untuk memperluas wawasan, membangun jejaring, dan mengembangkan kreativitas.

‎Menurutnya, berbagai platform digital saat ini membuka peluang bagi generasi muda untuk belajar berbagai keterampilan baru, mempromosikan potensi daerah, hingga menghasilkan karya yang bermanfaat bagi masyarakat.

‎"Teknologi itu akan sangat bermanfaat kalau digunakan untuk hal-hal yang positif. Gunakan media digital untuk belajar, berdiskusi, dan menunjukkan karya-karya terbaik kita, bukan justru untuk menyebarkan hal-hal yang tidak bermanfaat," ujar Andina.

Baca Juga: Wali Santri Desak Ponpes Ndholo Kusumo Dibuka Kembali, Kemenag Tegaskan Izin Pondok Tetap Dicabut

‎Ia juga mengajak generasi muda memanfaatkan kesempatan menempuh pendidikan sebagai bekal membangun daerah asalnya. Menurutnya, Indonesia memiliki sumber daya alam dan sumber daya manusia yang melimpah sehingga membutuhkan generasi yang berintegritas, memiliki wawasan luas, serta mampu berkolaborasi menghadapi berbagai tantangan di masa depan.

‎"Kita memiliki banyak potensi yang bisa dikembangkan. Karena itu manfaatkan kesempatan belajar sebaik mungkin, tingkatkan kualitas diri, lalu kembalilah memberikan kontribusi bagi masyarakat dan daerah tempat kita berasal," kata Andina.

Inovasi Anak Muda untuk Perkembangan Daerah

‎Sementara itu, Plt Bupati Pati Risma Ardhi Candra mengatakan Kabupaten Pati memiliki banyak potensi yang dapat dikembangkan oleh generasi muda.

‎Menurutnya, selain dikenal sebagai daerah pertanian, Pati juga memiliki sektor perikanan, kelautan, hingga produksi garam yang menjadi salah satu yang terbesar di Indonesia.

‎"Pati memiliki potensi yang luar biasa. Tinggal bagaimana anak-anak muda mau berinovasi dan memanfaatkan peluang yang ada," ujar Risma Ardhi Candra.

Load More