- Ari Purwanto merintis usaha Karfuan Coffee di Semarang sejak 2021 hingga kini memiliki toko fisik dan mempekerjakan tiga orang.
- Pemanfaatan platform digital marketplace Shopee membantu bisnis kopi tersebut mencapai omzet sekitar Rp40 juta per bulan dengan jangkauan pengiriman lintas daerah.
- Beragam produk konsentrat kopi berkualitas dipasarkan secara luas untuk memenuhi kebutuhan pelanggan setia serta para pelaku usaha minuman di berbagai wilayah.
Ari juga menyediakan produk dengan kualitas premium. Salah satunya kopi yang dipasarkan untuk kebutuhan kafe di kawasan Kota Lama Semarang dengan harga sekitar Rp85 ribu per liter.
Menurut Ari, bisnis kopi mulai terasa semakin berkembang sejak 2025. Saat itu, tren kopi keliling atau "starling" yang berjualan di pinggir jalan ikut membuka pasar baru bagi produk kopi dalam bentuk konsentrat.
"Dulu saya hanya kerja di alat kopi. Kemudian mulai tren kopi starling yang keliling di pinggir jalan. Dari situ bisnis ini mulai booming," ujarnya.
Untuk menjaga rasa, Ari tidak sembarangan berganti pemasok. Biji kopi yang digunakan dipilih secara konsisten dan dipesan dari roaster yang sama. Beberapa bahan bakunya berasal dari Salatiga dan Temanggung.
Produk yang ditawarkan pun beragam, mulai dari house blend Aceh Gayo, robusta Temanggung, arabika Temanggung hingga house blend dari Kendal.
Di tengah persaingan bisnis kopi yang semakin ramai, pelanggan berulang menjadi salah satu penopang usaha Ari. Saat ini ia mencatat sekitar 50 pelanggan yang rutin melakukan repeat order.
Meski demikian, bisnis kopi tetap memiliki pasang surut. Ari menyebut pertengahan bulan biasanya menjadi masa yang lebih sepi. Pesanan mulai kembali meningkat menjelang akhir bulan.
Kini Ari mulai menatap tahap berikutnya. Ia ingin memindahkan usahanya ke tempat yang lebih luas, menambah peralatan sekaligus memperbanyak produk.
Tidak hanya menjual kopi siap konsumsi, ia juga ingin menyediakan berbagai perlengkapan bagi masyarakat yang ingin membuat kopi sendiri di rumah.
Baca Juga: Pengacara Yoyok Sukawi Bantah Aset Disita, Kuasa Jual Juga Ditolak PN Semarang
"Ke depannya ingin mencari tempat yang lebih luas, menambah produk dan alat. Jadi orang bisa beli kopi sekaligus alat-alat kalau mau ngopi di rumah," katanya.
Marketplace Membuka Akses Pasar UMKM
Kisah Ari menunjukkan bagaimana perubahan perilaku konsumen dan pertumbuhan ekonomi digital membuka ruang baru bagi pelaku UMKM. Produk yang sebelumnya hanya dikenal di lingkungan sekitar kini dapat menjangkau konsumen lintas daerah melalui marketplace.
Head of Corporate Affairs Shopee Indonesia Satrya Pinandita mengatakan UMKM dan produk lokal memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi digital Indonesia.
Menurutnya, berbagai inovasi, program, dan fitur terus dikembangkan untuk membantu pelaku usaha mengembangkan bisnis secara berkelanjutan, baik di pasar lokal maupun global.
"Melalui inisiatif dan program UMKM seperti Kampus UMKM Shopee dan Program Ekspor Shopee, kami ingin membuka lebih banyak akses, peluang, dan dukungan bagi UMKM untuk meningkatkan daya saing produk lokal serta menjangkau pasar yang lebih luas," kata Satrya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
- Kunjungi Korban Gempa di NTT Hari Ini, Gus Miftah Gelontorkan Bantuan Rp500 Juta
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Sidang Korupsi Fadia Arafiq: Eks Ajudan Bongkar Titipan Uang OPD untuk THR dan Ribuan Parsel
-
Luthfi Tantang Kepala Daerah Jaga APBD: Tak Boleh Ada Satu Rupiah Pun Salah Sasaran
-
Unsoed Buka Suara Usai Rektor Kena OTT KPK: Warek I dan Warek 4 Pegang Kendali Pimpinan
-
BRI Group Makin Diakui, Raih Enam Penghargaan Bergengsi Asia 2026
-
BRI Dukung Potensi Bank Emas Indonesia Lewat Ekosistem Emas Terintegrasi