- Rumah milik Wijayati di Kampung Tunggulsari, Solo, terbakar pada Selasa pagi pukul 09.00 WIB.
- Dua anak mengalami luka bakar serius dan langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan intensif.
- Kebakaran yang diduga berasal dari aktivitas anak bermain busa tersebut menyebabkan kerugian material sekitar Rp100 juta.
SuaraJawaTengah.id - Kebakaran melanda sebuah rumah milik Wijayati, warga RT 05/RW 11, Kampung Tunggulsari, Kelurahan Pajang, Kecamatan Laweyan, Kota Solo, Selasa (25/8/2026) pagi.
Akibat kejadian itu, dua anak mengalami luka bakar dan harus mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit.
Kapolresta Kombes Pol Catur Cahyono Wibowo melalui Kasi Humas AKP Lingga Ramadhani membenarkan adanya kejadian kebakaran tersebut.
"Kejadian kebakaran terjadi sekitar pukul 09.00 WIB. Petugas kepolisian bersama tim terkait telah mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan dan olah tempat kejadian perkara," kata AKP Lingga.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, sebelum kebakaran terjadi, korban bersama sejumlah karyawannya sedang mengerjakan pesanan kursi busa di ruang depan rumah.
Saat aktivitas berlangsung, salah seorang saksi bernama Agung mendengar teriakan "api". Korban dan saksi kemudian keluar rumah dan mendapati kobaran api sudah membesar.
Korban bersama warga sekitar sempat berupaya memadamkan api. Namun, upaya tersebut terkendala minimnya air serta kondisi rumah yang berada di lokasi padat dan berhimpitan dengan bangunan warga lainnya.
"Warga kemudian menghubungi petugas pemadam kebakaran, kepolisian, dan pihak kelurahan," ujarnya.
Petugas pemadam kebakaran selanjutnya datang ke lokasi dan melakukan pemadaman. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 11.00 WIB.
Baca Juga: Diduga Intimidasi Warga yang Nongkrong, Polresta Solo Amankan 4 Orang
Sebanyak 10 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk menangani kebakaran tersebut. Proses penanganan juga dibantu satu unit petugas teknis dari PLN.
Dalam kejadian itu, dua anak mengalami luka bakar. Korban pertama berinisial FH mengalami luka bakar sekitar 18-20 persen pada bagian kaki, tangan kiri, dan pipi kiri. FH kemudian dibawa ke RS UNS untuk mendapatkan perawatan.
Sementara korban kedua berinisial D mengalami luka bakar sekitar 15-18 persen pada bagian kaki, tangan kiri, dan pipi kiri. Korban D kemudian dibawa ke RS Yarsis.
Informasi awal dari lokasi kejadian menyebutkan kebakaran diduga bermula ketika salah seorang anak karyawan bermain api dengan membakar busa. Rumah tersebut diketahui digunakan sebagai tempat produksi kursi busa sehingga terdapat sejumlah material yang mudah terbakar, seperti busa, lem, kain, dan bahan lainnya.
Akibat kebakaran tersebut, kerugian materiil sementara diperkirakan mencapai sekitar Rp 100 juta. Nilai kerugian tersebut masih dalam proses pendataan.
Petugas piket fungsi dan Tim Inafis Sat Reskrim Polresta Surakarta bersama personel Polsek Laweyan telah mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP dan mengumpulkan keterangan terkait peristiwa tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Selundupkan 1.689 Burung Liar ke Jakarta, Bus Sinar Jaya Dicegat di Pelabuhan Bakauheni
- KPU Bisa Tindaklanjuti Putusan MK dengan Menyatakan Syarat Pendidikan Gibran di Pilpres 2024 Tak Sah
- Rekonsiliasi Politik, Anies Baswedan Jadi Menteri Prabowo?
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
Pilihan
-
Inilah 5 Menteri yang Kinerjanya Paling Buruk Menurut Survei CELIOS
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
Terkini
-
Semen Gresik Kenalkan Dunia Kerja Industri kepada Puluhan Mahasiswa Prodi Fisika UAD Yogyakarta
-
Ditinggal 15 Menit, Balita di Pati Tewas Terbakar, Obat Nyamuk Diduga Jadi Pemicu
-
Kapolda Jateng Ancam PTDH Polisi yang Bekingi Judi dan Narkoba
-
AKBP Condro Sasongko, Polisi Jenaka Kini Dipercaya Pimpin Polresta Solo
-
BRI Perkuat Transaksi Digital dan Ekosistem UMKM di MotoGP Mandalika