Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengecek langsung pembangunan tersebut di Desa Surodadi, Selasa, 27 Oktober 2026.
Baca 10 detik
- Pemerintah Provinsi Jawa Tengah membangun tanggul pantai senilai sepuluh miliar rupiah di Demak pada tahun 2026.
- Wakil Gubernur Taj Yasin meninjau langsung proyek tanggul pantai tersebut pada hari Selasa tanggal 27 Oktober 2026.
- Pembangunan infrastruktur pelindung pantai tersebut bertujuan untuk mengurangi dampak banjir rob serta menggerakkan kembali perekonomian warga pesisir.
Ia menambahkan, pemerintah telah menyosialisasikan program tersebut kepada masyarakat, baik kepada warga yang memiliki lahan di sekitar lokasi maupun mereka yang tidak mempunyai tambak. Program ini dipandang sebagai upaya pemerintah untuk membantu mengurangi beban masyarakat akibat bencana pesisir.
Berita Terkait
Terpopuler
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- Bau Babi di Kapal ASDP Tuai Keluhan Penumpang, Pemerhati Usul Kapal Khusus Ternak dari APBN
- Penyekapan 10 Calon ART Gegerkan Surabaya, Pemkot Segel Penampungan di Kedung Anyar
Pilihan
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
Terkini
-
Atlet Silat Event Porprov Jateng Meninggal Dunia: Sempat Cedera di Tengah Kompetisi
-
Dari Medan Perang hingga Turun Padamkan Karhutla: Ini Rekam Jejak Mayjen TNI Sriyanto Pimpin BPGMN
-
Kembangkan Kasus Pembakaran Warung Mi Babi, Polisi Gerebek Ponpes di Karanganyar
-
Kucurkan Rp10 Miliar untuk Solusi Banjir Rob, Pemprov Jateng Bangun Tanggul Hybrid di Demak
-
Bukan Sekadar Jualan, UMKM Kuliner Semarang Diajak Ubah Chat WhatsApp Jadi Omzet