- KONI Jawa Tengah mengevaluasi SOP keselamatan atlet menyusul tiga insiden dalam Porprov XVII Jateng 2026.
- Insiden di cabang pencak silat menyebabkan satu atlet meninggal dunia dan satu atlet lainnya dirawat.
- Pemerintah Provinsi Jawa Tengah meminta evaluasi menyeluruh serta penambahan tenaga medis dan fasilitas ambulans pertandingan.
Ia menekankan tanggung jawab penyelenggara tidak berhenti pada pencapaian prestasi, tetapi juga mencakup keselamatan dan masa depan atlet.
Ketua Seksi Kesehatan PB Porprov, dr. Elhamangto Zuhdan, menjelaskan telah melakukan penanganan kepada atlet yang mengalami kejang. Penanganannya meliputi pemeriksaan durasi kejang, respons pupil, tingkat kesadaran, hingga pemeriksaan lanjutan di rumah sakit.
“Pada kasus yang kemarin, setelah dilakukan pemeriksaan, ternyata tidak ditemukan gangguan yang membahayakan. Bahkan sekarang kondisi pasien atau atlet tersebut sudah membaik,” jelasnya.
Elhamangto menambahkan, hingga Kamis, 29 Oktober 2026 sekitar pukul 17.00 WIB, tim medis Porprov telah menangani sekitar 175 kasus kesehatan. Sebanyak 22 kasus dirujuk ke rumah sakit, sedangkan sisanya ditangani di lokasi pertandingan.
Sebelumnya, Wakil Gubernur Jateng, Taj Yasin menyatakan, penyelenggara telah melakukan sejumlah tahapan sebelum pertandingan, termasuk memastikan atlet terdaftar dalam perlindungan BPJS Ketenagakerjaan.Meski demikian, ia menilai evaluasi tetap diperlukan.
“Ini menjadi evaluasi kami untuk memastikan keselamatan atlet benar-benar dijaga,” kata dia beberapa waktu lalu.
Di tengah evaluasi tersebut, Porprov XVII Jateng 2026 tetap berlangsung sesuai jadwal. Hingga Kamis, 29 Oktober 2026 siang, sebanyak 23 cabang olahraga telah menyelesaikan pertandingan.
Penutupan Porprov dijadwalkan berlangsung pada Jumat, 30 Oktober 2026 pukul 19.00 WIB di Kabupaten Kendal.
Baca Juga: Sekda Jateng Bakal Tindak Tegas ASN Terlibat Judi Online
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
5.040 Bendahara Koperasi Merah Putih Dilatih, Seberapa Siap Kelola Dana dan Bisnis Desa?
-
Wakil Ketua DPRD Jateng Minta Kebijakan Pengupahan Lindungi Pekerja Tanpa Matikan Usaha
-
Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran
-
Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet
-
Viral Atlet Silat Kejang di Porprov Jateng, Wasit Dinilai Belum Berpengalaman