Doa dari Masjid Agung Jawa Tengah untuk Para Pahlawan Demokrasi

Di Jawa Tengah tercatat ada 32 petugas KPPS yang meninggal dunia dan 249 lainnya sakit

Bangun Santoso
Jum'at, 26 April 2019 | 08:18 WIB
Doa dari Masjid Agung Jawa Tengah untuk Para Pahlawan Demokrasi
Jenazah Ketua KPPS TPS 04 Kelurahan Tengah, Kecamatan Cibinong, Arman ditandu menuju pemakaman, Kamis (25/4/2019). [Suara.com/Rambiga]

SuaraJawaTengah.id - Takmir Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) akan menggelar salat gaib serta mendoakan para petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang meninggal dunia usai bertugas di Pemilu 2019. Salat gaib sedianya akan digelar usai pelaksanaan Salat Jumat, hari ini.

Sebelumnya, KPU Jawa Tengah juga sudah menyerukan agar jajarannya di tingkat daerah untuk melakukan hal serupa di hari yang sama.

Ketua DPP MAJT, KH Noor Achmad mengaku turut prihatin atas peristiwa yang terjadi usai gelaran pesta demokrasi tersebut. Menurut dia, agenda seperti ini sebelumnya juga rutin dilakukan di MAJT setelah ada bencana yang menimpa warga Indonesia maupun umat muslim yang ada di negara lain.

''Setelah salat Jumat (26/4/2019), kami akan menggelar salat gaib, khususnya untuk mendoakan penyelenggara pemilu dan aparat yang meninggal dalam menjalankan tugas. Kami patut berterima kasih kepada mereka yang telah menyelenggarakan pemilu secara baik penuh pengabdian,'' ujar Noor Achmad kepada Suara.com, Kamis (25/4/2019) malam.

Baca Juga:Dilema Petugas KPPS: Kerja Tak Kenal Waktu, Honor Kecil Bayar Telat

Dia melihat Pemilu 2019 bisa menjadi cerminan untuk penyelenggaraan pesta demokrasi selanjutnya. Dengan adanya evaluasi ke depan, dia berharap proses pemilu lancar dan tidak ada lagi kelelahan yang dirasakan petugas sehingga terjadi peristiwa seperti saat ini.

''Kami juga minta agar mulai sekarang hingga penyelenggaraan pemilu selanjutnya, pemerintah menyediakan dokter saat perhitungan suara. Kalau tidak salah, sekarang sudah dikerahkan tapi baru di tingkat kecamatan. Adapun terkait kejadian usai Pemilu 2019 ini, kami juga berharap agar pemerintah memberikan santunan yang layak kepada keluarga petugas KPPS yang ditinggalkan,'' ujarnya.

Data dari KPU Jateng per 24 April 2019, ada 32 petugas KPPS yang meninggal dan 249 lainya sakit karena kelelahan usai bertugas di Pemilu 2019. Jumlah tersebut di luar jumlah pengawas pemilu dan aparat keamanan yang juga ada yang meninggal dan jatuh sakit di Jateng.

Koordinator Divisi Logistik KPU Jateng, Ikhwanudin sebelumnya mengatakan, faktor kelelahan masih menjadi penyebab utama para pejuang demokrasi tersebut bertumbangan. Beban kerja yang berat memaksa bekerja sampai malam yang kadang mengorbankan kemampuan fisik mereka.

KPU Jateng juga menyatakan duka yang mendalam kepada para korban meninggal dunia. Sampai saat ini, Ikhwanudin mengatakan proses santunan dan dana sosial sedang diupayakan oleh pemerintah melalui Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

Baca Juga:Update KPU: 225 Petugas KPPS Meninggal Dunia dan 1.470 Orang Sakit

Kontributor : Muhamad Alfi Makhsun

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak