"KA syok, ya, karena kehilangan ponsel dan disalahgunakan orang tidak dikenal. Teman-teman sekolah menganggap KA sendiri yang melakukan perbuatan tersebut. Tetapi yang paling terpukul orang tuanya," ungkapnya.
Dia menjelaskan, orang tua KA berkoordinasi dengan sekolah dan melaporkan ke Polres Karanganyar. Ia berharap pelaku dapat segera ditangkap supaya tidak terjadi teror serupa.