Air Bengawan Solo Tercemar Menahun, Wali Kota Solo Usul Pembuatan IPAL

Wali Kota Rudy sudah mengusulkan agar membuat IPAL di hilir anak sungai atau di titik pertemuan anak sungai dengan Bengawan Solo.

Chandra Iswinarno
Senin, 09 Desember 2019 | 04:30 WIB
Air Bengawan Solo Tercemar Menahun, Wali Kota Solo Usul Pembuatan IPAL
Aliran Sungai Bengawan Solo tampak hitam dan berbusa setelah hujan deras, Minggu (10/11/2019) sore. [Solopos/Istimewa]

SuaraJawaTengah.id - Pencemaran air Bengawan Solo yang terjadi menahun membuat Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo mengusulkan agar dibuat instalasi pengolahan air limbah (IPAL) di hilir tiap anak Sungai Bengawan Solo atau menjelang tempuran.

Rudy, sapaan akrab Hadi Rudyatmo, mengemukakan berdasar data Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS), saat ini air sungai tersebut sudah tak layak dikonsumsi tanpa diolah.

“Air di Sungai Bengawan Solo itu 0 persen yang layak dikonsumsi. Sumber pencemaran sebagian besar dari anak-anak sungainya," jelas Rudy seperti diberitakan Solopos.com-jaringan Suara.com pada Minggu (8/12/2019).

Dikemukakan Rudy, saat bertemu dengan Gubernur Jawa Tengah pada pekan lalu, sudah mengusulkan agar membuat IPAL di hilir anak sungai atau di titik pertemuan anak sungai dengan Bengawan Solo.

Baca Juga:Kapolda Jateng Janji Akan Usut Kasus Pencemaran Bengawan Solo

Dia mengusulkan agar di bantaran dibuat bak-bak pengolahan sehingga air limbah yang mengalir ke anak sungai itu diolah dulu sebelum dialirkan ke Sungai Bengawan Solo.

Rudy mengatakan sumber dana pembuatan IPAL itu bisa berasal dari pemerintah dan pengusaha atau kolaborasi.

“Solusi ini solusi orang bodoh kalau saya boleh bilang, sama-sama mengorbankan sungai, tapi ini anak sungainya sehingga tidak mencemari Bengawan Solo. Ini kalau bicara Bengawan Solo-nya lo,” ujarnya.

Dia mengemukakan, jika rencana tersebut direalisasikan, Solo akan membuat empat IPAL di masing-masing anak sungai yakni di hilir Kali Pepe, Kali Wingko, Kali Jenes dan Kali Anyar.

“Tapi ya jangan Solo saja yang melakukan, tapi semua kota kabupaten yang dilalui Bengawan Solo. Misalnya, Sukoharjo bangun di Kali Samin biar limbah ciu tidak masuk ke Bengawan Solo," ucapnya.

Baca Juga:Viral Air Sungai Bengawan Solo Hitam, 12 Ribu Pelanggan Terancam

Selain mengolah air limbah, baik rumah tangga maupun industri, Rudy menyebut IPAL tersebut juga bisa berfungsi ganda untuk mengendalikan banjir.

Terpisah, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengaku sudah mengantongi data pelaku industri yang selama ini terindikasi menimbulkan pencemaran di sungai tersebut. Dia berharap, dalam waktu dekat persoalan Bengawan Solo bisa diselesaikan.

"Sekarang lagi kerja semua, mudah-mudahan nanti bisa segera dibereskan. Data-datanya kami sudah ada. Saya beri waktu satu tahun silakan semua memperbaiki sistemnya [IPAL]. Jangan buang limbah di sungai [Bengawan Solo]. Kalau anda melanggar, penegak hukum akan turun dengan kewenangannya,” ucapnya saat berkunjung ke Solo, Kamis (5/12/2019).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak