Polisi Gerebek Prostitusi Online Gay di Semarang, Sita Wig dan Bra

Pebriansyah Ariefana
Polisi Gerebek Prostitusi Online Gay di Semarang, Sita Wig dan Bra
Prostitusi online gay. (dok polisi)

Mereka diduga sebagai mucikari.

SuaraJawaTengah.id - Polda Jawa Tengah membongkar prostitusi online gay lewat twitter. Modus layanan panti pijat di Kota Semarang.

Polisi menangkap dua pelaku yaitu F (28) di Semarang dan AW (32) di Sleman Yogyakarta. Mereka diduga sebagai mucikari.

Direktur Reserse Kriminal Khusus (Direskrimsus) Polda Jateng, Pol Kombes Wihastono Yoga Pranoto mengatakan modus terduga pelaku menawarkan pijat plus khusus gay melalui media sosial twitter. Tidak hanya itu, F dan AW juga melayani layanan seks.

"Tujuan F dan AW agar dapat keuntungan finansial dan juga mendapatkan kepuasan secara pribadi," jelasnya saat dihubungi Suara.com, Kamis (12/3/2020).

Pengungkapan bermula saat Polda Jateng sedang melakukan patroli siber. Saat patrolis, Subdit V Siber Ditreskrimsus menemukan akun twitter yang menawarkan jasa pijat dan layanan seks sesama jenis.

Dari hasil penelusuran tersebut, polisi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti ponsel, wig, bra, alat kontrasepsi, suplemen, buku tabungan, kartu identitas dan sejumlah uang tunai.

"Kita sudah mengantongi beberapa barang bukti," paparnya.

Polisi berhasil membekuk terduga pelaku sesama jenis F di salah satu hotel Kota Semarang. Sesangkan untuk AW berhasil dibekuk di salah satu rumah kost di Sleman Yogyakarta. AW diketahui diduga kuat sebagai mucikari bisnis prostitusi online.

"Untuk yang F dibekuk di Hotel dan AW dibekuk di salah satu rumah kost. Saat ini terduga pelaku sudah dibawa ke Polda Jateng" ungkapnya.

Kontributor : Dafi Yusuf

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS