Cara Mengajukan Keringanan Kredit di Bank, Mudah dan Tak Harus Tatap Muka

Dany Garjito | Chyntia Sami Bhayangkara
Cara Mengajukan Keringanan Kredit di Bank, Mudah dan Tak Harus Tatap Muka
Ilustrasi bekerja dari rumah atau WFH (Shutterstock).

Cara pengajuan keringanan kredit cukup mudah, cukup menghubungi bank melalui telepon atau secara online.

SuaraJawaTengah.id - Cara mengajukan keringanan kredit di bank relatif mudah, hal ini disampaikan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo melalui akun Twitter miliknya. Ya, Ganjar Pranowo mengajak warganya yang terdampak virus corona mengajukan keringanan kredit atau restrukturisasi kredit. Sehingga bisa mengurangi beban warga di tengah pandemi virus corona.

Melalui akun Twitter miliknya @ganjarpranowo, Ganjar mengatakan cara pengajuan keringanan kredit cukup mudah. Warga cukup menghubungi bank melalui telepon atau secara online.

"Jadi panjenengan tidak perlu bertatap muka langsung untuk menghindari kontak fisik," kata Ganjar seperti dikutip Suara.com, Rabu (8/4/2020).

Untuk beberapa bank yang belum menyediakan layanan online, warga bisa langsung mendatangi bank. Ganjar mengingatkan agar warganya selalu mengenakan masker saat keluar rumah.

Dalam melakukan pengajuan keringanan kredit, warga cukup menyampaikan maksud tujuan untuk meminta keringanan bank. Nantinya bank akan melakukan penilaian terhadap nasabah, apakah masuk dalam kategori berat, sedang ataupun ringan.

Setelah itu, pihak bank akan menentukan bentuk keringanan yang diberikan kepada nasabah merujuk pada hasil penilaian.

"Mungkin penundaan pembayaran selama beberapa bulan atau tetap membayar tapi jumlah angsurannya dikurangi," ungkap Ganjar.

Gubernur Jateng ajak warganya ajukan keringanan kredit di bank (Twitter/ganjarpranowo)
Gubernur Jateng ajak warganya ajukan keringanan kredit di bank (Twitter/ganjarpranowo)

Dari data yang diperoleh per 3 April 2020 ada 47.663 kreditur dengan total kredit Rp 11,03 triliun yang terdampak corona. Adapun jumlah kreditur yang sudah mengajukan keringanan kredit hingga Senin sudah ada 10.049 debitur dengan total kredit Rp 3,7 triliun.

Ganjar mengimbau kepada warganya untuk memanfaatkan kebijakan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tersebut guna meringankan beban ekonomi. Kebijakan ini juga dapat dimanfaatkan khususnya untuk warga yang usahanya macet bahkan berhenti total selama pandemi corona.

"Bapak ibu monggo manfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya," tuturnya.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS