23 Tahun Tipu Pedagang Pasar Kliwon, 3 Kakek Ditangkap Polisi

Reza Gunadha
23 Tahun Tipu Pedagang Pasar Kliwon, 3 Kakek Ditangkap Polisi
Kapolsek Pasar Kliwon AKP Tegar Satrio Wicaksono menunjukkan surat yang dijadikan dasar tiga pelaku penipuan bermodus jasa pengamanan di Mapolsek Pasar Kliwon pada Senin (27/4/2020) siang. [Solopos/Ichsan Kholif Rahman]

Aksi ketiga pelaku penipuan di Solo itu dimulai sejak 1997 dan baru diketahui pada April 2020 ini.

SuaraJawaTengah.id - Tiga lelaki lansia warga Pasar Kliwon, ditangkap Unit Reskrim Polsek Pasar Kliwon, Solo, Jawa Tengah, akibat aksi penipuan, Senin (27/4/2020).

Ketiga orang tersebut bernama Surono (66), Suparno alias Kempong (58), dan Tukimin (76). Mereka ditangkap seusai meminta tarif pengamanan bulanan di kawasan pertokoan di Kecamatan Pasar Kliwon, Solo.

Aksi ketiga pelaku penipuan di Solo itu dimulai sejak 1997 dan baru diketahui pada April 2020 ini.

Kapolsek Pasar Kliwon Ajun Komisaris Tegar Satrio Wicaksono mengatakan, pelaku mengaku sebagai anggota Satuan Pengamanan Khusus (Satpamsus) yang bertugas di Kantor Kecamatan Pasar Kliwon selama beraksi.

Namun, saat ini Kantor Kecamatan Pasar Kliwon tidak menggunakan jasa pengamanan para Satpamsus itu.

"Pertokoan di kawasan Jl Veteran, Jl Yos Sudarso, Jl Dr Radjiman serta di Kelurahan Gajahan dan Kauman jadi sasaran ketiga pelaku. Mereka berbekal kuitansi tanda terima serta surat yang menjadi dasar aksi mereka yakni surat yang dikeluarkan Camat Pasar Kliwon pada tahun 1997," ujar Satrio.

Kapolsek menyebut surat itu seharusnya sudah tidak berlaku. Ketiga pelaku penipuan Solo itu tidak pernah berkoordinasi dengan pemerintah Kecamatan Pasar Kliwon.

Ia menyebut tarif keamanan di setiap pertokoan berbeda antara Rp12.000 hingga Rp30.000 per bulan.

Menurutnya, aksi pelaku penipuan Solo diketahui saat salah seorang pemilik toko menanyakan ke Kelurahan Gajahan terkait pungutan keamanan itu.

Lurah Gajahan, Suparno, mengatakan semula ada pengusaha pertokoan yang menanyakan apakah ada petugas keamanan berseragam biru-biru dan ditugaskan mengambil uang keamanan setiap bulan.

Lalu, setelah Suparno meminta keterangan ke kantor kecamatan, ternyata aksi tiga tersangka itu ilegal.

"Lalu saya melaporkan peristiwa ini ke Polsek Pasar Kliwon untuk ditindaklanjuti," ujarnya.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS