Puluhan Warga Batang Diduga Keracunan Ikan Tongkol Bantuan Kemensos

Dinkes Batang uji sampel ikan tongkol bantuan Kemensos di laboratorium.

Dwi Bowo Raharjo
Kamis, 18 Juni 2020 | 15:39 WIB
Puluhan Warga Batang Diduga Keracunan Ikan Tongkol Bantuan Kemensos
Ikan tongkol BPNT Kemensos PKH yang di bagikan untuk penerima manfaat kecamatan Blado. (dok)

SuaraJawaTengah.id - Sekitar 22 orang di Kecamatan Blado, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, diduga mengalami kercunan makanan. Warga tersebut keracunan setelah menyantap ikan tongkol Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) Kemensos.

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Batang, Yuli Suryandaru mengatakan petugas kesehatan masih melakukan pengambilan sampel ikan tongkol warga penerima BPNT Program Keluarga Harapan (PKH), pada Kamis (18/6).

"Sampel kita sudah diambil yang selanjutnya kita bawa ke Laboratorium Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah di Semaramg," kata Yuli seperti diberitakan Ayobandung.com - jaringan Suara.com, Kamis (18/6/2020).

Ia menuturkan, untuk hasil laboratorium biasanya sampai satu minggu baru diketahui, tapi itu hanya untuk dikatahaui oleh kalangan dinas kesehatan saja.

Baca Juga:Pakai Masker Bisa Bikin Sesak Napas. Keracunan Karbon Dioksida?

"Dimungkinkan 22 orang mengalami keracunan, tapi kita belum tahu dari mana asalnya racun tersebut karena bantuan tersebut tidak hanya ikan tongkol," jelasnya.

Selain itu Yuli juga mengira racun berasal dari ikan tongkol, karena ikan tongkol bisa hidup kuat di air laut yang terkontaminasi oleh pencemaran.

"Kalau alergi ikan laut biasanya hanya perorangan yang menimbulkan gatal - gatal, tapi ini gejalanya massal. Gejalanya sama yaitu mual dan pusing," tutupnya.

Lebih lanjut, ia kemudian mengimbau kepada warga penerima BPNT PKH Kemensos agar tidak memakan ikan tongkol tersebut.

Diberitakan sebelumnya, 22 orang yang mengalami keracunan sempat dilarikan ke Puskesmas Kecamatan Blado dan Puskesmas Kecamatan Bandar pada Rabu malam (17/6/2020).

Baca Juga:Memakai Masker Bisa Keracunan Karbon Dioksida? Ini Kata Pakar!

Mereka berasal dari tiga desa yakni Desa Pesantren, Selopajang Barat dan Desa Selopajang Timur. Karena kondisinya membaik, petugas kesehatan dari Puskesmas memperbolehkan pulang dan tidak ada yang rawat inap.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak