Selain DBD, Ini 5 Penyakit yang Bisa Ditularkan Lewat Nyamuk

Vania Rossa | Frieda Isyana Putri
Selain DBD, Ini 5 Penyakit yang Bisa Ditularkan Lewat Nyamuk
Nyamuk Aedes Aegypti yang menularkan virus dengue. (Sumber: Shutterstock)

Di tengah pandemi Covid-19, kasus DBD dilaporkan meningkat di beberapa wilayah di Indonesia.

SuaraJawaTengah.id - Di tengah meningkatnya kasus DBD di sejumlah wilayah di Indonesia, membuat kita harus waspada pada beberapa penyakit lain yang bisa ditularkan lewat nyamuk.

Seperti diketahui, DBD atau demam berdarah dengue adalah salah satu penyakit yang ditularkan melalui nyamuk, di mana dalam hal ini nyamuk menjadi vektor penularan penyakit.

Dikutip dari Times of India, berikut 6 penyakit yang bisa ditularkan lewat nyamuk.

1. Nyamuk Culex penyebar Japanese Encephalitis

Penyakit Japanese Encephalitis merupakan penyakit yang disebarkan melalui nyamuk Culex. Kasus ini tertinggi ditemukan di Asia, dengan gejala demam dan sakit kepala.

Satu dari 250 orang mengalami gejala yang lebih parah, seperti kejang, disorientasi, dan lumpuh. Pencegahan efektif dari penyakit ini adalah dengan vaksinasi.

2. Nyamuk Aedes penyebar Zika

Nyamuk jenis Aedes albopictus menularkan virus Zika. Zika ditandai dengan gejala mata merah, kelelahan, dan nyeri otot. Kebanyakan orang yang terinfeksi virus ini dapat sembuh tanpa komplikasi serius.

Untuk mencegah penyakit ini, disarankan untuk mengenakan pakaian berlengan panjang dan menggunakan kelambu saat tidur, atau semprotan antinyamuk.

3. Nyamuk Aedes aegypti penyebar demam kuning

Selain demam dengue, nyamuk Aedes aegypti juga bisa menyebabkan demam kuning. Gejalanya adalah demam, sakit kepala, tubuh menguning, dan nyeri otot, yang akan membaik setelah 4-6 hari setelah terinfeksi.

Beberapa orang bisa mengalami gejala lebih parah seperti pendarahan dari hidung, mulut, atau perut. Kondisi ini bisa dicegah dengan vaksinasi sebelum bepergian ke area yang sering melaporkan kasus penyakit tersebut, biasanya berada di area tropis seperti Afrika dan Amerika.

4. Nyamuk Aedes aegypti penyebar Chikungunya

Penyakit lain yang disebarkan oleh nyamuk Aedes aegypti adalah Chikungunya. Gejalanya muncul antara 2-14 hari setelah digigit oleh nyamuk.

Gejala yang muncul adalah demam, nyeri tubuh, sakit kepala, ruam kulit, dan mual. Nyeri sendiri juga bisa muncul beberapa minggu hingga berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun.

5. Nyamuk Anopheles penyebar malaria

Nyamuk Anopheles betina diketahui menyebarkan penyakit malaria. Mereka menyebarkannya dengan meminum darah dari orang yang terinfeksi.

Gejala malaria yang muncul antara lain demam, menggigil, dan sakit kepala. Penyakit ini apabila tak segera diatasi bisa menjadi fatal.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS