Masa Pandemi, Penjual Peti Jenazah di Semarang Untung Berkali Lipat

Pandemi Covid-19 menjadikan penjual peti jenazah mendapatkan keuntungan berkali lipat, sebab pemakaman saat ini dianjurkan menggunakan peti

Budi Arista Romadhoni
Senin, 21 September 2020 | 15:59 WIB
Masa Pandemi, Penjual Peti Jenazah di Semarang Untung Berkali Lipat
Perajin peti jenazah tengah menyelesaikan pekerjaannya di Kota Semarang (suara.com/Dafi Yusuf) 

SuaraJawaTengah.id - Sebagian besar, pengusaha merasa khawatir dari ancaman resesi akibat pandemi Covid-19, namun tidak dengan penjual peti jenazah di Kota Semarang. Selama pandemi, penjual peti jenazah justru banyak pembeli. 

Penjual peti jenazah di toko Cahaya Dirgantara, Emy Widiarsih mengatakan, selama pendemi Covid-19 banyak pemesan peti jenazah. Kebanyakan yang pesan di tempatnya merupakan rumah sakit. 

"Kalau tidak ada pandemi biasanya dalam satu bulan hanya laku 4 hingga 7 peti," jelasnya, Senin (21/9/2020). 

Selama pendemi Covid-19, Emy bisa menjual sedikitnya 20 peti jenazah setiap bulan. Jumlah tersebut dua kali lipat lebih banyak jika dibandingkan dengan penjualan rata-rata peti jenazah sebelum pandemi. 

Baca Juga:Krisna Mukti Ungkap Nunung Srimulat Positif COVID-19

"Lebih dari dua kali lipat. Jadi banyak yang beli," ujarnya. 

Selain itu, ia juga melayani pembuatan peti jenazah khusus Covid-19. Untuk peti jenazah pasien Covid-19 memang harus diproduksi secara khusus karena ada lapisan plastik atau almunium foil. 

"Bahkan saat ramai pembuatan peti jenazah saya lembur sampai larut malam," katanya. 

Untuk kualitas peti sendiri, terdapat kriteria tertentu tergantung orang yang memesan peti jenazah kepadanya. Erni mengikuti standar permintaan dari pihak pembeli peti agar kegunaannya dan harganya bisa sesuai. 

"Harus disesuaikan agar tidak mengecewakan pelanggan, seperti pihak rumah sakit biasanya minta peti harus dilapisi lapisan khusus di dalamnya," jelasnya. 

Baca Juga:Mantan Wali Kota Yogyakarta Herry Zudianto Positif Covid-19

Sementara itu, bagi pembeli peti jenazah yang beli di tokonya ia menyediakan beberapa jenis kayu, dari jenis kayu Durian, Nangka, Rambutan sebagai bahan baku untuk peti jenazah.

"Kalau harga kita sesuaikan dengan permintaan pembeli mas. Kisarannya ada di Rp1,5 sampai Rp 3 juta untuk ukuran yang jumbo," terangnya.

Meski banyak pembeli yang datang memesan peti jenazah kepadanya, ia berharap agar pandemi covid-19 ini bisa cepat berhenti agar kondisinya kembali seperti semula. 

"Ya saya tetap berharap agar pandemi ini segera berakhir," imbuhnya. 

Kontributor : Dafi Yusuf

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak