facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Update Erupsi Merapi: 961 Warga Jawa Tengah Mengungsi

Budi Arista Romadhoni Senin, 09 November 2020 | 14:51 WIB

Update Erupsi Merapi: 961 Warga Jawa Tengah Mengungsi
Warga rentan di Desa Krinjing, Kecamatan Dukun dievakuasi. (suara.com/ Angga Haksoro Ardhi). 

"Total ada 961 warga yang saat ini sudah mengungsi, 175 warga di Klaten, dan sisanya di Magelang."

SuaraJawaTengah.id - Jumlah pengungsi akibat naiknya status Gunung Merapi dari waspada ke siaga level 3 terus bertambah. Sampai saat ini, tercatat sudah ada 961 warga dari berbagai desa di lereng Merapi yang telah mengungsi.

Plt Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) BPBD Jateng, Syafrudin mengatakan, warga yang diungsikan adalah kelompok rentan. Mereka yang sudah lanjut usia (lansia), ibu hamil, balita dan anak-anak secara bertahap terus diungsikan ke daerah aman.

"Total ada 961 warga yang saat ini sudah mengungsi. 175 warga di Klaten, dan sisanya di Magelang," kata Syafrudin, Senin (9/11/2020).

Disinggung berapa lama para pengungsi akan diungsikan, Syafrudin mengatakan belum pasti. Semuanya masih menunggu perkembangan status Merapi.

Baca Juga: Wisata Lereng Merapi Ditutup

"Sampai kapan belum pasti, kalau nanti statusnya jadi awas, pasti akan lebih banyak lagi. Mudah-mudahan statusnya segera turun, kami terus pantau," terangnya.

Syafrudin menerangkan, sejumlah tempat pengungsian yang sudah disiapkan semuanya menerapkan standar protokol kesehatan ketat. Di Magelang misalnya, pengungsi dipisah dengan sekat-sekat tripleks untuk mengantisipasi penularan Covid-19.

"Sebelum masuk mereka dirapid. Di Magelang ada tiga pengungsi yang reaktif, dan sekarang sudah diswab dan dirawat di rumah sakit. Untuk update perkembangannya, kami belum mendapat laporan," terangnya.

Terkait logistik, Syafrudin menerangkan semuanya masih aman. Beberapa daerah sudah didrop logistik dari Pemprov Jateng.

"Logistik sudah kami dorong ke Magelang dan Klaten. Insyaalah masih aman," terangnya.

Baca Juga: Merapi Siaga, Ratusan Warga Desa Keningar Dievakusi

Terkait jalur evakuasi warga, Syafrudin mengatakan semuanya dalam kondisi baik. Memang ada beberapa yang rusak, namun masih bisa dilalui kendaraan untuk evakuasi.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait