alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Duh, Tiga Pengungsi Merapi di Magelang Reaktif Covid-19

Budi Arista Romadhoni Senin, 09 November 2020 | 17:38 WIB

Duh, Tiga Pengungsi Merapi di Magelang Reaktif Covid-19
Tempat pengungsian warga Merapi dilengkapi standar protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Sekat-sekat dibangun untuk menjaga jarak antar keluarga pengungsi. (Suara.com/ Angga Haksoro Ardhi).

Pengungsi diwajibkan menjalani rapid test, lokasi pengungsian juga dipisah dengan sekat tripleks guna mengantisipasi penularan Covid-19

SuaraJawaTengah.id - Tiga pengungsi dampak dari naiknya aktivitas gunung merapi dari waspada ke siaga dinyatakan reaktif Covid-19 berdasarkan rapid test.

Dilansir dari Solopos.com, Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Tengah (Jateng), Syafrudin menyatakan, sambil menunggu hasil swab tes, tiga pengungsi tersebut lansung mendapat perawatan di Rumah Sakit. 

"Sebelum masuk [pengungsian] mereka di-rapid. Di Magelang ada tiga pengungsi yang reaktif, dan sekarang sudah di-swab dan dirawat di rumah sakit. Untuk update perkembangannya, kami belum mendapat laporan," ujar Syafrudin di Kantor Pemprov Jateng, Kota Semarang, Senin (9/11/2020).

Syafrudin mengatakan pihaknya memang menerapkan protokol kesehatan secara ketat di tempat pengungsian. Selain pengungsi diwajibkan menjalani rapid test, lokasi pengungsian juga dipisah dengan sekat tripleks guna mengantisipasi penularan Covid-19.

Baca Juga: Jerman dan Ceko Tambah Kasus Covid-19, Eropa Kesulitan Tangani Pandemi?

Syafrudin mengatakan saat ini jumlah pengungsi tercatat mencapai 961 orang yang berasal dari berbagai desa di lereng Merapi. Mereka yang diungsikan rata-rata berusia lanjut, ibu hamil, balita, dan anak-anak.

"Total ada 961 warga yang saat ini sudah mengungsi. 175 warga di Klaten, dan sisanya di Magelang," katanya.

Disinggung berapa lama para pengungsi akan diungsikan, Syafrudin mengatakan belum pasti. Semuanya masih menunggu perkembangan status Merapi.

"Sampai kapan belum pasti. Kalau nanti statusnya jadi awas, pasti statusnya lebih banyak [pengungsi]. Mudah-mudahan statusnya segera turun. Kami terus pantau,” terangnya.

Logistik Aman

Baca Juga: Selalu Waspada! Klik Link Pantau Gunung Merapi Berikut Ini

Terkait logistik, Syafrudin menerangkan semuanya masih aman. Beberapa daerah sudah dikirim logistik dari Pemprov Jateng.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait