alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Menteri Luhut Binsar Panjaitan Sakit dan Dirawat di Belgia? Ini Faktanya

Fitri Asta Pramesti | Hernawan Jum'at, 20 November 2020 | 20:43 WIB

Menteri Luhut Binsar Panjaitan Sakit dan Dirawat di Belgia? Ini Faktanya
Menteri Koordinasi Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan di Sentul International Convention Center, Bogor, Jawa Barat, Rabu (13/11/2019). (Suara.com/Muhammad Yasir)

Kabar Luhut Binsar Panjaitan tengah dirawat di Belgia akibat sakit beredar di Twitter

SuaraJawaTengah.id - Beredar klaim yang menyebut Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan (LBP) sedang sakit dan menjalani perawatan di Belgia.

Kabar tersebut muncul di media sosial  Twitter dengan kata kunci 'dirawat dibelgia'. Salah satu akun yang ikut mencuitkannya adalah @ruliemaulana.

Dalam cuitannya, akun itu mengabarkan bahwa Luhut tengah menjalani perawatan di Belgia.

Berikut klaim yang ditulis:

Baca Juga: 4 Menteri Akui Infrastruktur Digital Belum Mampu untuk Belajar Online

"Pagi-pagi lagi semangat sama rencana PLTN Indonesia malah denger cerita pak Luhut nya dirawat di Belgia. Duh. Mudah-mudahan segera pulih".

Cek Fakta Luhut Dirawat di Belgia (Turnbackhoax.id).
Cek Fakta Luhut Dirawat di Belgia (Turnbackhoax.id).

Lantas benarkah klaim tersebut?

PENJELASAN

Berdasarkan penelusuran turnbackhoax.id -- jaringan Suara.com, klaim yang mengatakan Luhut Binsar Panjaitan dirawat di Belgia keliru.

Faktanya, beberapa hari terakhir Luhut Binsar Panjaitan ditugaskan oleh Presiden Joko Widodo atau Jokowi untuk menemui investor-investor asing di Amerika.

Baca Juga: FPI Dikabarkan Masuk Daftar Hitam Ormas Terlarang Internasional, Benarkah?

Dalam wawancaranya dengan Reuters yang dipublikasikan pada Jumat (13/11/2020), Presiden Jokowi mengatakan, akan mengirimkan tim khusus ke AS dan Jepang untuk mempromosikan Omnbibus Law UU Cipta Kerja pekan ini.

Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait