Sekolah Tatap Muka Dibuka, Satgas Covid-19 Solo Tunggu Izin Orang Tua

Sekolah akan dibuka kembali pada Januari 2021, Namun Satgas Covid-19 Solo akan menunggu izin dari orang tua

Budi Arista Romadhoni
Senin, 23 November 2020 | 08:19 WIB
Sekolah Tatap Muka Dibuka, Satgas Covid-19 Solo Tunggu Izin Orang Tua
Ilustrasi sekolah tatap muka [Foto Riauonline]

SuaraJawaTengah.id - Sekolah tatap muka akan dibuka kembali pada Januari 2021. Hal itu diatur dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran pada Semester Genap Tahun Ajaran dan Tahun Akademik 2020/2021 di Masa Pandemi Covid-19.

Ketua Pelaksana Satuan Petugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Solo, Ahyani, mengatakan pihaknya siap mengikuti kebijakan tersebut namun dengan catatan mengutamakan pengendalian persebaran virus SARS CoV-2.

“Kami akan meminta izin orang tua terlebih dahulu, apakah mereka memperbolehkan anaknya ikut pembelajaran tatap muka. Sesudah itu, baru sekolahnya. Apakah sekolahnya siap tatap muka dengan menerapkan protokol kesehatan? Kami enggak ingin kegiatan belajar mengajar menjadi klaster persebaran Covid-19,” kata Ahyani dilansir dari Solopos.com media jaringan Suara.com Minggu (22/11/2020).

Ahyani mengatakan jika orangtua mengizinkan dan sekolah siap, maka proses selanjutnya adalah mengetatkan kelas tatap muka.

Baca Juga:Nadiem Izinkan Sekolah Tatap Muka Januari 2021, DKI Tak Mau Langsung Ikuti

Siswa yang mengikuti kegiatan tersebut dibatasi sehingga bisa menjaga jarak. Misalnya, membagi murid yang tatap muka dan pembelajaran jarak jauh (PJJ) secara adil, sehingga harus menyusun jadwal pertemuan dalam satu bulan.

“Bergilir, hanya yang siap seperti simulasi. Kalau satu kelas yang siap hanya 15 anak, ya sudah, itu saja. Harus komitmen orang tua dan sekolah. Kalau enggak ada komitmen, ya enggak usah. Sebenarnya jika pusat sudah memutuskan, kami mengikuti. Tapi, pengendalian harus tetap. Salah satunya pre maupun post pertemuan tatap muka wajib dilakukan rapid test,” jelasnya.

Ahyani mengatakan hasil evaluasi sementara dalam simulasi pembelajaran tatap muka belum lama ini menunjukkan ada kalangan guru dan siswa yang hasil uji cepatnya reaktif.

Mereka langsung dilarang mengikuti pembelajaran dan wajib menjalani uji swab. Apabila hasil uji swabnya positif maka simulasi akan dipindah ke sekolah lain yang siap.

“Hasil swabnya negatif, jadi lanjut simulasi. Ini SMA sudah mulai mengajukan tatap muka. Sementara simulasi di SMP dan SMA, SD menyusul ke depan,” tandasnya.

Baca Juga:Sekolah Tatap Muka Boleh Dibuka Lagi Awal 2021, Ini Syaratnya

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak