Ketua PA 212 Cilacap Meninggal Terpapar Covid-19, Gegara Jemput Rizieq?

Ketua Forum Umat Islam (FUI) yang sekaligus Ketua PA 212 Kabupaten Cilacap, Syamsudin meninggal dunia karena Covid-19

Budi Arista Romadhoni
Senin, 23 November 2020 | 13:47 WIB
Ketua PA 212 Cilacap Meninggal Terpapar Covid-19, Gegara Jemput Rizieq?
Ilustrasi, pemakaman jenazah Covid-19. (FOTO ANTARA/Dok & Suara.com/Alfian Winanto)

SuaraJawaTengah.id - Beredar informasi di media sosial Ketua Forum Umat Islam (FUI) yang sekaligus Ketua PA 212 Kabupaten Cilacap, Syamsudin meninggal dunia karena Covid-19 setelah menjemput Habib Rizieq Sihab (HRS) di Jakarta.

Namun ketika dikonfirmasi, Pengacara FUI Kabupaten Cilacap, Kamto membantah informasi tersebut.

"Kemarin waktu acara Maulid sama penjemputan Habib Rizieq banyak laskar yang berangkat, tapi saya pastikan beliau Pak Haji Syam tidak ikut. Biasanya kalau ada kegiatan saya dan teman-teman seperti Pak Bagdo, Pak Ridho, dan Ustaz Muchlisin itu diajak. Itu tidak betul beritanya (ke Jakarta)," katanya melalui pesan suara yang diterima, Senin (23/11/2020).

Menurutnya, Almarhum Syamsudin meninggal karena memiliki komplikasi penyakit. Ia termasuk kategori komorbid. Hasil rapidnya memang positif.

Baca Juga:Tutup Gang, Rumah Rizieq Dijaga Laskar saat Polisi Semprot Disinfektan

"Dari riwayat dia yang dikasih tau keterangannya Ustaz Muchlisin kan sering curhat sama beliau, itu ada tipes, ginjal sama gula darah," jelasnya.

Koordinator Divisi Nahi dan Mungkar FUI Cilacap, Bagdo, menjelaskan riwayat perjalanan beliau dalam satu minggu terakhir.

"Yang menjadi patokan itu terakhir beliau kondangan di Maos pada hari Rabu minggu lalu. Pulang dari situ drop, terus Senin sore saya telpon, yang angkat istrinya katanya lagi nggletak tipesnya kambuh," katanya.

Setelah itu, pada hari Rabu (18/11/2020) almarhum dilarikan ke Rumah Sakit. Tak sampai dirawat lama, beliau dinyatakan meninggal dunia.

"Rabu masuk Rumah Sakit, nah itu terus kabarnya Kamis dini hari, cepat sekali. Itu saja yang saya tahu," jelasnya.

Baca Juga:Deddy Corbuzier Takut Undang Habib Rizieq: Kapolda Aja Bisa Dicopot

Untuk sakitnya sendiri, menurut Bagdo, almarhum untuk kegiatan luar kota memang sedang kurang fit. Kondisi kesibukanya luar biasa terforsir. 

"Ngurusin kerjaannya dia memang sedang terforsir. Tapi tidak ada riwayat pergi ke Jakarta, saya pastikan. Kalau teman-teman FPI banyak yang berangkat. Rata-rata laskar, DPW nya itu ke Jakarta," terangnya.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cilacap, dr Pramesti Griana Dewi mengatakan Syamsudin meninggal karena Positif Covid-19.

"Iya betul, yang meninggal itu pak Syamsudin SPd, ketua FUI Cilacap," katanya saat dikonfirmasi, Senin (23/11/2020).

Berdasarkan keterangannya, almarhum memiliki riwayat perjalanan ke Kecamatan Maos, Kabupaten Cilacap, untuk kondangan. Oleh sebab itu pihaknya langsung melakukan tracing terhadap orang yang kontak erat.

"Kita sudah tracing sejak hari Sabtu. Jumlahnya belum bisa dipastikan. Saat ini sedang menunggu hasilnya saja," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak