alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Meski Badan Dipenuhi Tato, Al-Maliki Tak Malu Jadi Takmir Masjid

Budi Arista Romadhoni Senin, 11 Januari 2021 | 11:59 WIB

Meski Badan Dipenuhi Tato, Al-Maliki Tak Malu Jadi Takmir Masjid
Al-Maliki saat ditemui di Masjid Jami Al-Istikomah (suara.com/Dafi Yusuf)

Al-Maliki ingin tatonya menjadi saksi ketika di hari penghakiman ketika dia meninggal

SuaraJawaTengah.id - Tak ada yang menyangka Ahmad Nur Kususma Yuda atau yang akrab dipanggil Al-Maliki adalah seorang takmir Masjid Jami Al-Istikomah yang berada di Jalan Kusuma Wardani, Pleburan, Kota Semarang

Bagaimana tidak, sekujur tubuhnya dipenuhi dengan tato. Tak terkecuali wajahnya. Gambar tatonya bermacam-macam, ada Bunda Maria, gambar bunga hingga gambar Dajjal yang ada di punggungnya. 

Meski begitu, dia enggan menghapus tatonya. Al-Maliki ingin tatonya menjadi saksi ketika di hari penghakiman ketika dia meninggal. 

Baca Juga: Ngeri! Pasien Positif Covid-19 di Semarang Hari Ini Tembus 1.020 Orang

Tato pertamanya bergambar air mata yang ada di kedua pipinya. Tato tersebut mempunyai makna agar dia tak cengeng ketika hidup di jalanan. Dia mengaku gambar tato tersebut dia buat ketika masih SD. 

"Saya tak ingin menghapus tato saya. Tato ini pernah ikut saat saya masih jahiliyah dan saya ingin mengajak tato saya ini menjadi saksi bahwa saya sudah hijrah ke arah yang lebih baik," jelasnya saat ditemui suara.com, Senin (11/1/2021). 

Setelah lulus SD, Al-Maliki menjalani hidupnya dengan penuh lika-liku. Jika dibandingkan, kehidupan Al-Maliki saat ini bak langit dan bumi. Dengan kehidupannya sekarang, dia mengaku lebih tenang dan gembira. 

Meski sekujur tubuhnya dipenuhi tato, sejak masih PAUD dia sudah dimasukan ayahnya di beberapa Pondok Pesantren di daerah Bogor, Klaten, Tangerang dan yang terakhir adalah di Salatiga. 

Puncaknya saat di Salatiga, Al-Maliki mulai tak betah hingga akhirnya beberapa kali dia terpaksa kabur dari Pondok Pesantren tersebut. Karena sering melanggar peraturan, akhirnya Al-Maliki dipulangkan ke rumah. 

Baca Juga: Ini Alasan Cita Citata Ngamuk di Medsos soal Kematian Chacha Sherly

Tak betah di rumah, dia memilih hidup di jalanan. Ketika hidup di jalanan dia mulai terlibat aksi perkelahian, minuman keras hingga terpaksa berurusan dengan pihak kepolisian. 

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait