Modal Rp500 Ribu, Mahasiswa Unsoed Ini Kembangkan Alat Deteksi Longsor

Banyaknya bencana longsor saat musim hujan, mahasiswa Unsoed ini merakit alat pendeteksi dini longsor dengan harga ekonomis

Budi Arista Romadhoni
Kamis, 21 Januari 2021 | 14:32 WIB
Modal Rp500 Ribu, Mahasiswa Unsoed Ini Kembangkan Alat Deteksi Longsor
Tito (kanan) mahasiswa Jurusan Fisika, Fakultas MIPA Unsoed melakukan ujicoba alat deteksi dini longsor yang dikembangkan dengan harga ekonomis, Kamis (21/1/2021). (Suara.com/Anang Firmansyah)

Dirinya mengatakan jika cara kerja alat ini merupakan mekanis. Kemudian diberi komponen kelistrikan, berbeda dengan menggunakan sensor yang ada proses kalibrasi untuk mengetahui sensitifitasnya.

"Jadi ada proses lebih panjang. Itulah yang menyebabkan perbedaan harganya. Mulai menggunakan panel surya. Dan aki juga mahal. Sensornya saja mungkin harganya mencapai Rp 2 jutaan," pungkasnya.

Kontributor : Anang Firmansyah

Baca Juga:Yamaha Berikan Apresiasi Kepada Anak Muda, Dukung Festival Ayo Membaca

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini