Ganjar Serukan Jateng di Rumah Saja, Mudasir Pasrah Hanya di Becak Saja

Penarik becak berusia 57 tahun di Kabupaten Banjarnegara terpaksa bertahan hidup di pinggir jalan, seruan Jateng di Rumah Saja terpaksa tidak dipatuhinya.

Chandra Iswinarno
Sabtu, 06 Februari 2021 | 19:38 WIB
Ganjar Serukan Jateng di Rumah Saja, Mudasir Pasrah Hanya di Becak Saja
Potret Mudasir penarik becak di Kabupaten Banjarnegara. Saat Pemprov Jateng canangkan Jateng di Rumah Saja, Mudasir hanya bisa pasrah di becaknya yang kini jadi tempat tinggalnya. [Hestek.id]

SuaraJawaTengah.id - Program Jateng di Rumah Saja yang digencarkan pemerintah provinsi (pemprov) setempat, tidak berlaku pada Mudasir. Penarik becak berusia 57 tahun di Kabupaten Banjarnegara terpaksa bertahan hidup di pinggir jalan, tepatnya di atas becak kayuhannya, lantaran sudah tidak memiliki rumah.

Lima tahun sudah pria paruh baya ini melewati malam-malam yang dingin dengan tidur di atas kursi penumpang becak yang berjarak selemparan batu dengan Pendapa Dipayudha, Kompleks Pemerintah Kabupaten Banjarnegara.

Ditemui Hestek.id-jaringan Suara.com pada Jumat (5/2/2021), Mudasir bercerita pernah memiliki sepetak rumah di RT 001/RW 003, Dusun Krenan, Kelurahan Semarang Kidul, Banjarnegara.

Nestapa yang dialaminya saat ini dimulai pada tahun 2015 silam. Saat itu kerabatnya yang kolaps datang mengharap kemurahan hatinya.

Baca Juga:Wisata Tawangmangu Tetap Buka Saat Jateng di Rumah Saja, Ini yang Terjadi

Didorong rasa iba, Mudasir pun ikhlas membantu kerabatnya dengan menjaminkan satu-satunya harta kekayaannya, berupa sertifikat rumah yang menjadi agunan untuk pinjaman bank.

“Sertifikatnya buat atas nama bank, tapi yang pinjam kabur,” katanya.

Lantaran bingung karena terus diteror debt collector, Mudasir akhirnya menjual satu-satunya tempatnya bernaung.

Kini di usianya yang makin senja, Mudasir menghabiskan sisa hidupnya menggelandang sebatang kara tanpa anak dan istri yang menemani.

“Istri saya sudah lama meninggal, satu anak diangkat sama kakak. Lima ikut mertua di Jakarta,” ujarnya.

Baca Juga:Terapkan Jateng di Rumah Saja, Bupati Banyumas: Hormati Imbauan Gubernur

Melewati malam-malam di Banjarnegara yang berhawa sejuk menjadi tantangan yang dihadapi Mudasir. Di kala kemarau, tubuhnya yang renta sudah tak kuat lagi mengusir hawa dingin. Lantaran hanya berbekal sehelai kain sarung yang tipis.

Kala musim penghujan, sesekali air hujan menembus dari sela-sela plastik tempatnya bernaung. Tidur dengan tubuh yang basah dan menggiggil menjadi hal lumrah yang dijalaninya sejak lima tahun terakhir.

“Bukan saya menentang pemerintah, ini maaf loh ya. Tapi, saya memang tidak punya rumah, saya tinggalnya di becak,” katanya.

Dengan sehelai sarung, Mudasir tinggal di "kemewahan tempat tinggalnya" yan g tersisa. Kesehariannya, Mudasir mangkal tak jauh dari Kompleks Pemerintah Kabupaten Banjarnegara. [Hestek.id/Inung]
Dengan sehelai sarung, Mudasir tinggal di "kemewahan tempat tinggalnya" yan g tersisa. Kesehariannya, Mudasir mangkal tak jauh dari Kompleks Pemerintah Kabupaten Banjarnegara. [Hestek.id/Inung]

Mirisnya, Mudasir kini hanya bisa bertahan hidup dari mengayuh becak yang cuma cukup untuk makan saja. Penderitaannya makin bertambah, lantaran sejak Pandemi Covid-19, penumpang becaknya makin sepi.

Untuk bertahan hidup, Mudasir terpaksa juga menjadi pemulung untuk sekedar membeli sebungkus nasi.

“Kadang bisa sampai Rp 50.000, tapi rata-rata hasil memulung hanya berkisar Rp 15.000. Kalau lagi tidak punya uang terpaksa ngutang ke warung langganan,” katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak