Berikan Uang ke Pengamen, Ustadz Maaher: Mati Husnul Khotimah, Doain Ya!

Ustadz Maaher At-Thuwailibi meninggal disaat menjalani penahanandi Rutan Salemba cabang Bareskrim Polri, pada Senin (8/2/2021) malam

Budi Arista Romadhoni
Rabu, 10 Februari 2021 | 11:10 WIB
Berikan Uang ke Pengamen, Ustadz Maaher: Mati Husnul Khotimah, Doain Ya!
Tangkapan layar video ustadz Maaher saat membagikan uang kepada pengamen. (Twitter/RoyaniDesi)

SuaraJawaTengah.id - Meninggalnya Ustadz Maaher At-Thuwailibi alias Soni Eranata memberikan duka mendalam bagi keluarga dan pengikutnya. Sebab, dia meninggal disaat menjalani penahanan di Rutan Salemba cabang Bareskrim Polri, pada Senin (8/2/2021) malam.

Dibalik kontroversinya, beredar video Ustadz Maaher membagikan uang kepada gelandangan dan pengamen. Ia hanya membagikan rejeki yang ia dapat dan sembari meminta doa kapada kaum pinggiran. 

Doanya pun bikin orang yang mendengar merinding. Ia hanya minta didoakan meninggal dengan husnul khotimah. 

"Jangan takut kalau enggak ada rejeki, Doain ya, saya tidak minta apa-apa, mati husnul khotimah, doain ya," ucap Ustadz Maaher. 

Baca Juga:Kejanggalan Meninggal, Komnas HAM Diminta Umumkan Penyakit Ustadz Maaher

Permintaanya pun diamini oleh para pengamen tersebut. "Amin," ucap para pengamen. 

Selain itu, ustadz maher juga terlihat dalam video itu membagikan sembako kepada para pengangkut sampah. 

"Untuk anak istri ya," ucap Maaher. 

Video itu diunggah oleh akun twitter @RoyaniDesi. Hingga berita ini ditayangkan, unggahan itu sudah disukai 2.556 warganet dan sudah 41,4 ribu kali diputar. 

Ustadz Maaher meninggal dunia diduga akibat sakit radang usus akut. Selain itu, almarhum juga ternyata menderita penyakit kulit.

Baca Juga:Resmi! Jaksa Hentikan Kasus Ustadz Maaher

Hal itu diungkapkan Kuasa Hukum Ustadz Maaher, Novel Bamukmin saat dikonfirmasi wartawan Selasa (9/2/2021).

Novel menyebut penyakit kulit itu diderita almarhum Ustadz Maaher lantaran alergi cuaca dan penanganan medis yang buruk.

"Sakit radang usus akut dan penyakit kulit karena alergi cuaca dan penanganan medis yang buruk. Bahkan ketika kami ajukan penangguhan ditolak terus. Dengan begitu saya selaku kuasa hukum menyesalkan kejadian itu," kata Novel.

Polri sebelumnya merahasiakan penyakit Ustadz Maaher. Sebab penyakit tersebut dinilai sensitif dan bisa mencoreng nama baik keluarga almarhum bila diungkapkan ke publik.

Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Argo Yuwono mengatakan, bahwa pihaknya hanya bisa memastikan bahwa Ustadz Maaher meninggal dunia akibat sakit.

"Saya tidak bisa menyampaikan sakitnya apa karena ini adalah sakit yang sensitif ya. Ini bisa berkaitan dengan nama baik keluarga almarhum. Jadi kita tidak bisa menyampaikan secara jelas dan gamblang sakitnya apa. Karena penyakitnya sensitif," kata Argo saat jumpa pers di Mabes Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (9/2/2021).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak