alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Lantik Bupati/Wali Kota, Ganjar Pranowo Bawa Pesan Bung Karno

Ronald Seger Prabowo Jum'at, 26 Februari 2021 | 10:53 WIB

Lantik Bupati/Wali Kota, Ganjar Pranowo Bawa Pesan Bung Karno
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo melantik Bupati/Wali Kota, Jumat (26/2/2021). [dok Humas Pemprov Jateng]

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo melantik para kepala daerah baik bupati/wali kota terpilih Pilkada 2020 itu secara daring, Jumat (26/2/2021).

SuaraJawaTengah.id - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo melantik para kepala daerah baik bupati/wali kota terpilih Pilkada 2020 itu secara daring, Jumat (26/2/2021).

Dalam sambutannya di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Ganjar membawa pesan presiden pertama Indonesia, Ir Soekarno atau Bung Karno. 

"Jadikan deritaku ini sebagai kesaksian, bahwa kekuasaan seorang presiden sekalipun ada batasnya. Karena kekuasaan yang langgeng hanyalah kekuasaan rakyat. Dan di atas segalanya adalah kekuasaan Tuhan Yang Maha Esa," ungkap Ganjar dalam sambutan.

Bukan tanpa alasan Ganjar menyampaikan pesan dari Soekarno itu. Ganjar menginginkan, semua Bupati/Wali Kota yang terpilih tidak lupa dengan visi-misinya, dan setelah dilantik mereka harus segera mengeksekusi demi kesejahteraan rakyat.

Baca Juga: Banjir Semarang, Ganjar Pranowo Minta Pompa Air Terus Dioperasikan

"Reformasi birokrasi menjadi sangat penting dilakukan saat ini, maka saya tadi titipkan itu. Saya katakan, buat saya jabatan ini cuma mandat saja, tuannya ya rakyat. Sehingga mereka diharapkan mengerti dan bekerja sesuai apa yang menjadi visi misinya dulu. Sekarang saatnya dieksekusi," kata Ganjar.

Selain itu, Ganjar juga menyampaikan sejumlah pesan kepada para kepala daerah yang dilantik. Persoalan penanganan Covid-19 diminta dikebut, termasuk mitigasi bencana yang akhir-akhir ini terjadi.

"Saya minta untuk daerah-daerah rawan bencana, segera koordinasi. Program-program yang sudah ada tinggal diteruskan, kalau perlu ada percepatan. Daerah-daerah seperti Pekalongan, Semarang, Demak saya minta serius dan intens menangani ini. Sepertinya di anggaran 2022 harus konsentrasi soal itu, suka tidak suka harus dilakukan karena kondisi emergency," tegas Ganjar.

Daerah-daerah penyangga lanjut Ganjar juga harus bahu membahu menyelesaikan persoalan bencana ini. Kawasan hulu harus menjaga lingkungan dengan menggiatkan penanaman dan penghijauan. Sementara kawasan hilir harus mempersiapkan perencanaan penanganan bencana dengan matang.

"Seperti Kabupaten Semarang, saya tadi minta dikuatkan penghijauan di sana. Semua harus bekerja untuk mitigasi bencana, karena BMKG sudah mengingatkan kita cuaca ekstrem dan diminta semua siaga," ucapnya.

Baca Juga: Anggaran Rp3,19 T, Ganjar Usulkan Penanganan Banjir Pantura Jadi Prioritas

Ganjar juga mewanti-wanti tentang pentingnya integritas. Tidak boleh ada lagi persoalan hukum di daerah, seperti pungli, korupsi dan lainnya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait