alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Wow! Di Boyolali ada Objek Wisata Baru, Namanya Waduk Cengklik Park

Budi Arista Romadhoni Rabu, 03 Maret 2021 | 19:15 WIB

Wow! Di Boyolali ada Objek Wisata Baru, Namanya Waduk Cengklik Park
Sejumlah warga mengunjungi Waduk Cengklik Park yang ada di Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali, Rabu (3/3/2021). (Solopos/Bayu Jatmiko Adi)

Waduk Cengklik Park merupakan objek wisata baru yang dibangun oleh pemerintah Kabupaten Boyolali

SuaraJawaTengah.id - Kabupaten Boyolali memiliki objek wisata baru di kawasan Waduk Cengklik. Namanya adalah Waduk Cengklik Park

Pada awal bulan Maret 2021 ini Objek Wisata Waduk Cengklik Park akhirnya dibuka untuk umum. 

Dilansir dari Solopos.com, Manager Waduk Cengklik Park, Susilo Puji Astuti, mengatakan objek wisata baru di Boyolali itu sudah buka sejak Selasa (2/3/2020), namun untuk saat ini jumlah pengunjung masih dibatasi.

Waduk Cengklik Park menjadi tempat rekreasi baru bagi masyarakat. Objek wisata itu berdiri di atas lahan seluas 1,2 hektare. 

Baca Juga: Entaskan Kemiskinan, Jateng Luncurkan Aplikasi Silap CSR

"Untuk yang ada di dalam kami batasi maksimal 100 orang. Kalau sudah penuh, gerbang kami tutup. Nanti keluar berapa, baru akan kami tambah lagi. Jam operasional juga tidak boleh terlalu sore. Maksimal jam 15.00 WIB, kemudian pukul 16.00 WIB semua harus keluar," kata dia, Rabu (3/3/2021). 

Waduk Cengklik Park merupakan lokasi rekreasi yang menawarkan sejumlah wahana, mulai dari kolam renang, spot foto, wahana permainan hingga kuliner.

"Ada kampung sakura, kami ada sembilan wahana, aula pertemuan, ada gazebo yang melibatkan UMKM dan ICSB [International Council for Small Business] se-Soloraya," kata dia.

Menurut Susi, pembukaan Waduk Cengklik Park dibuka dengan mematuhi aturan yang ada dan protokol kesehatan. Objek wisata itu sementara ini dibuka mulai pukul 08.00 WIB-15.00 WIB. Tiket dijual dengan harga Rp30.000. Namun dengan syarat tertentu, yakni dengan mengikuti Instagram, akan ada diskon Rp10.000.

"Kami mematuhi aturan yang ada di kabupaten. Kami juga menghindari kerumunan. Tiket juga bisa dilakukan melalui WA dan IG, agar tidak ada antrean di loket," lanjut dia.

Baca Juga: Duh! Stok Bawang Putih di Jawa Tengah Menipis, Bisa Terjadi Kelangkaan

Sementara itu Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Boyolali, Susilo Hartono, mengatakan untuk saat ini setiap lokasi wisata di Boyolali harus mematuhi ketentuan yang ada.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait