alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Lampaui Target, Penerimaan Pajak Kanwil DJP Jateng II Capai Rp10,578 T

Budi Arista Romadhoni Rabu, 03 Maret 2021 | 14:17 WIB

Lampaui Target, Penerimaan Pajak Kanwil DJP Jateng II Capai Rp10,578 T
Ilustrasi penerimaan Pajak di DJP Jateng II (dok istimewa)

Selain itu, kepatuhan SPT tahunan di Kanwil DJP Jateng II juga mencapai 100 persen

SuaraJawaTengah.id - Capaian penerimaan Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Purwokerto pada 2020 tertinggi di Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kanwil DJP) Jawa Tengah II. 

Kepala Kanwil DJP Jateng II Slamet Sutantyo mengatakan, pihaknya berkomitmen untuk tahun 2021, selain kepatuhan SPT Tahunan tercapai target penerimaan pajak juga tercapai.

"Kepatuhan SPT Tahunan Wajib Pajak di Kanwil DJP Jateng II selalu melampaui 100 persen selama tiga tahun terakhir, namun tidak dengan penerimaannya," kata Slamet dilansir dari ANTARA di Aula KPP Pratama Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Rabu (3/3/2021). 

Ia mengatakan pada tahun 2020, capaian penerimaan Kanwil DJP Jateng II sebesar Rp10,578 triliun atau 86,82 persen dari target Rp12,183 triliun.

Baca Juga: KPK Dalami Dugaan Tindak Pidana Korupsi di Kementerian Keuangan

"Dari 12 KPP Pratama di wilayah Kanwil DJP Jateng II, capaian tertinggi diraih oleh KPP Pratama Purwokerto dengan persentase capaian penerimaan 95,83 persen," katanya.

Slamet mengatakan pada tahun 2021, target penerimaan Kanwil DJP Jateng II adalah Rp12,439 triliun atau meningkat 2,1 persen dari target tahun 2020.

Menurut dia, capaian penerimaan per tanggal 2 Maret 2021 sebesar Rp1,42 triliun atau 11,42 persen dari target penerimaan.

"Capaian tertinggi untuk sementara diraih oleh KPP Pratama Karanganyar dengan persentase capaian 12,87 persen, disusul KPP Pratama Cilacap dengan capaian 12,69 persen. Sementara KPP Pratama Purwokerto baru mencapai 11,20 persen," katanya didampingi Kepala KPP Pratama Purwokerto Suryono Aribowo.

Dia mengatakan dalam upaya mencapai target penerimaan tahun 2021, Kanwil DJP Jateng II berupaya mendorong peningkatan kepatuhan formal dan material terutama wajib pajak badan dan wajib pajak nonkaryawan yang kepatuhannya menurun pada 2020.

Baca Juga: Bea Cukai Kudus Bongkar Peredaran Rokok Ilegal di Jepara, 3 Orang Ditangkap

Menurut dia, upaya tersebut akan dilakukan antara lain dengan edukasi dan pelayanan yang mudah dan berkualitas, serta sinergi dengan melibatkan pemberi kerja, instansi, dan asosiasi sebagai pintu utama kepatuhan sukarela wajib pajak.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait