alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Program Vaksinasi Covid-19 Digalakan, Kunjungan Hotel di Solo Masih Minim

Budi Arista Romadhoni Senin, 08 Maret 2021 | 07:05 WIB

Program Vaksinasi Covid-19 Digalakan, Kunjungan Hotel di Solo Masih Minim
Ilustrasi Bisnis Perhotelan di solo raya masih meredup meski vaksinasi covid-19 sudah digalakan. (Pixabay)

Meski Vaksinasi Covid-19 sudah digalakan, bisnis perhotelan dan restoran di Solo Raya masih sepi pengunjung

SuaraJawaTengah.id - Bisnis perhotelan dan Restoran masih belum menujukan tren positif usai pemerintah menggalakan program vaksinasi Covid-19 di Solo Raya

Humas Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Surakarta, Sistho A Srestho menyatakan program vaksinasi Covid-19 belum mampu mendongkrak kunjungan hotel di Soloraya.

Padahal selama pandemi Covid-19  bisnis perhotelan dan restoran adalah sektor yang terdampak. Hingga program Vaksinasi Covid-19 digalakan samapai sekarang belum menunjukan adanya peningkatan kunjungan. 

"Kebetulan kalau di hotel Solo dan sekitarnya memang program vaksinasinya belum mulai. Mungkin yang baru mulai hotel di Semarang dan Yogyakarta," kata perwakilan di Solo, Minggu (8/3/2021).

Baca Juga: Bersiap, Dinkes Kota Jogja Pastikan 12 Ribu Lansia Bakal Segera Divaksin

Ia mengatakan kondisi tersebut wajar mengingat program vaksin masih berada di tahap awal. Bahkan, dikatakannya, berapa daerah penyumbang okupansi progres vaksinasinya belum menyeluruh.

Pihaknya mencatat untuk saat ini tingkat okupansi hotel di Kota Solo masih di kisaran 20-30 persen. Menurut dia, sempat ada kenaikan okupansi dari bulan Januari ke bulan Februari seiring dengan meningkatnya kegiatan pemerintahan jelang bulan Ramadhan.

"Memang ada kenaikan tapi sifatnya lebih karena ada event dari pemerintahan karena ini adalah bulan terakhir sebelum Ramadan. Biasanya pemerintahan memadatkan acaranya di bulan tersebut," katanya.

Sebelumnya, Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Surakarta mencatat tingkat penghunian kamar (TPK) hotel bintang di Kota Solo pada Januari 2021 secara rata-rata sebesar 23,20 persen. Angka tersebut secara keseluruhan mengalami penurunan 10,91 poin dibandingkan bulan sebelumnya yang mencapai 34,11 persen.

Kepala BPS Kota Surakarta Totok Tavirijanto mengatakan penurunan TPK terjadi pada klasifikasi hotel bintang 4+ yang turun 13,94 poin. Sedangkan TPK tertinggi tercatat sebesar 27,29 persen terjadi pada hotel bintang 2.

Baca Juga: SURAT PEMBACA: Vaksinasi Saja Belum Cukup, Tunda Lagi Sekolah Tatap Muka

"Selanjutnya, untuk TPK terendah terjadi pada hotel bintang 3 yang hanya mencapai angka 17,54 persen. Jika dibandingkan dengan bulan sama tahun sebelumnya, TPK hotel berbintang bulan Januari 2021 secara rata-rata turun 24,61 poin," katanya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait