Kasus Covid-19 di Jateng Melandai, Ganjar: Jangan Lengah!

Meski tren kasus Covid-19 melandai di Jawa Tengah, Gubernur Ganjar Pranowo meminta jajarannya untuk tidak lengah

Budi Arista Romadhoni
Senin, 08 Maret 2021 | 13:29 WIB
Kasus Covid-19 di Jateng Melandai, Ganjar: Jangan Lengah!
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menyebut kasus Covid-19 di Jateng mengalami penurunan. [Dok Humas Pemprov Jateng]

SuaraJawaTengah.id - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menyebut tren kasus pandemi Covid-19 di Jawa Tengah terus membaik dari minggu ke minggu.

Menurut Ganjar Pranowo, selama empat minggu terakhir, Jateng terbebas dari zona merah karena tidak ada satupun Kabupaten/Kota di Jateng yang masuk kategori resiko tinggi.

Namun demikian, Gubernur Ganjar Pranowo menegaskan jajarannya tidak boleh lengah dan tracing serta testing harus terus digenjot meski hasil positif Covid-19 menurun.  

"Secara kondisi, bagus ya. Tapi saya minta jangan lengah. Sebab saya masih berkeliling dan menemukan ada beberapa tempat kerumunan seperti Car Free Day (CFD) dan sebagainya," kata Ganjar Pranowo usai memimpin rapat penanganan Covid-19 di kantornya, Senin (8/3/2021).

Baca Juga:Perdagangan Daging Anjing Konsumsi, Ini Kata Pemprov Jawa Tengah

Ganjar meminta Kabupaten/Kota melakukan pengetatan. Jika memang diizinkan, maka kegiatan yang berpotensi menimbulkan keramaian seperti CFD, harus dibatasi dengan cara diberi jarak.

"Jangan lengah, karena ini (pandemi) belum selesai," tegasnya.

Grafik penurunan kasus Covid-19 di Jawa Tengah. [Dok. Humas Pemprov Jateng]
Grafik penurunan kasus Covid-19 di Jawa Tengah. [Dok. Humas Pemprov Jateng]

Selain itu, Ganjar juga meminta pelandaian kasus itu tidak mengendorkan upaya tracing dan testing. Semua daerah tidak boleh kendor dan terus mengejar standar tracing yang sudah ditetapkan.

"Jangan kendor, testing dan tracing harus digenjot dan makin banyak lagi, karena rata-rata fasilitas semua daerah sudah punya. Tinggal nanti kalau butuh reagen, kami siap bantu," terangnya.

Dari sisi data epidemologis, Ganjar menunjukkan gambar grafik yang terus menurun di Jawa Tengah. Mulai dari kondisi awal, dari 2020 sampai sekarang kondisinya terus melandai.

Baca Juga:Update Covid-19 Global: Kasus Aktif India Terbanyak Lagi di Asia

"Kalau dilihat grafiknya, kasus yang meninggal puncaknya ternyata di November 2020 dan kasus aktif puncaknya di awal-awal Desember. Setelah itu terus turun sangat drastis sampai saat ini," katanya.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini