Setelah itu, Terawan menyebut Vaksin Nusantara sudah melalui uji praklinis terhadap hewan melalui pihak ketiga dari Amerika.
"Saya waktu itu selaku Menteri Kesehatan untuk ikut peran serta di dalam kegiatan anak bangsa yang ingin mengembangkan vaksin berbasis dendritik sel. Yang tentunya sifatnya autologus, individual, dan tentunya sangat-sangat aman," jelasnya.