Duarr! Asyik Main Bola, Remaja di Tegal Tewas Tersambar Petir

Peristiwa tragis tersebut terjadi di Desa Mangunsaren, Kecamatan Tarub, Kabupaten Tegal, Jumat (2/4/2021).

Ronald Seger Prabowo
Jum'at, 02 April 2021 | 16:27 WIB
Duarr! Asyik Main Bola, Remaja di Tegal Tewas Tersambar Petir
Korban meninggal setelah tersambar petir saat bermain sepakbola di Desa Mangunsaren, Kecamatan Tarub, Kabupaten Tegal, Jumat (2/4/2021). [ist]

SuaraJawaTengah.id - ‎Dua remaja di Kabupaten Tegal tersambar petir saat sedang bermain sepakbola. Satu di antaranya tewas. ‎Peristiwa tragis tersebut terjadi di Desa Mangunsaren, Kecamatan Tarub, Kabupaten Tegal, Jumat (2/4/2021).

Kapolsek Tarub Iptu Slamet Ibnu Akbar mengatakan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 08.15 WIB di lapangan sepakbola Desa Mangunsaren.

Saat itu, dua kesebelasan sedang mengikuti pertandingan sepakbola persahabatan antardesa. Tiba-tiba ada petir yang menyambar dua orang di antara mereka hingga keduanya terpental dan tak sadarkan diri.

‎"Itu anak-anak sedang main bola, mau dimulai babak kedua cuaca mendung, belum hujan, tiba-tiba ada kilatan petir. Langsung menyambar dua orang yang mengakibatkan satu meninggal dan satu lagi pingsan," kata Ibnu saat dihubungi Suara.com, Jumat (2/4/2021).

Baca Juga:Viral Pria Tersambar Petir saat Karaoke di Dalam Rumah

Korban meninggal yakni Saeful Anas (15), warga Desa Mejasem Timur, Kecamatan Kramat, Kabupaten Tegal, sedangkan korban yang pingsan ‎yakni Ali Farhan (17), warga Desa Sidaharja, Kecamatan Suradadi, Kabupaten Tegal.

Menurut Ibnu, kedua korban langsung dibawa rekan-rekannya ke Puskesmas Tarub setelah tersambar petir. Namun ‎korban bernama Saeful Anas akhirnya meninggal meski sempat mendapat perawatan medis.

"K‎orban yang meninggal ada luka bakar sedikit di bagian dada sebelah kiri. Kalau korban yang satu lagi setelah dirujuk ke RSUD Suradadi kondisinya tidak apa-apa, hanya syok," ujarnya.

Ibnu memastikan penyebab kematian korban yang meninggal adalah sambaran petir berdasarkan pemeriksaan dokter Puskesmas Tarub.

‎"Jenazah korban sudah diserahkan ke keluarga untuk dimakamkan. Keluarga sudah menerima kalau ini musibah," ucapnya.

Baca Juga:Kasus Covid-19 Klaster Senam di Kabupaten Tegal Bertambah Jadi 46 Orang

Pasca kejadian itu, Ibnu mengatakan pihaknya bersama pemerintah kecamatan dan desa sudah mengimbau agar kedua tim kesebelasan untuk tidak bertanding sepakbola terlebih dahulu karena pertimbangan kondisi cuaca.

"‎Pertandingan sepakbola yang digelar itu bukan turnamen, tapi pertandingan persahabatan biasa," imbuhnya.

Kontributor : F Firdaus

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak