alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Inspiratif, Siswa SMPN 21 Semarang Buat Album Lagu Anak-anak Saat Pandemi

Ronald Seger Prabowo Jum'at, 02 April 2021 | 17:20 WIB

Inspiratif, Siswa SMPN 21 Semarang Buat Album Lagu Anak-anak Saat Pandemi
Personil Grup Band SMPN 21 Semarang. [Ssuara.com/Dafi Yusuf]

Album tersebut berisi lagu Teman Baik, Berangkat Sekolah.

SuaraJawaTengah.id - Bosan karena pandemi, siswa-siswi SMPN 21 Semarang berhasil menciptakan album lagu anak-anak yang diproduksi dalam waktu satu bulan. Album tersebut berisi lagu Teman Baik, Berangkat Sekolah.

Lagu Teman Baik mempunyai arti tentang persahabatan ketika sekolah hingga dewasa, Sementara lagu Berangkat Sekolah berisi tentang kegembiraan ketika sekolah yang belum mikir hutang.

"Lagu terakhir berjudul Bumi Nusantara yang berisi tentang bagaimana kita melestarikan dan merawat alam semesta di nusantara," jelas guru pendamping Arquinto Caesar, Jumat (2/4/2021).

Alasan memilih genre anak karena menurutnya, era sekarang siswa SD dan SMP mulai kehilangan dunia anak-anak. Caesar berpendapat, banyak siswa yang dewasa terlalu cepat.

Baca Juga: Jadi Pemuncak Grup A dengan Pemain Muda, Ini Pesan CEO PSIS Semarang

"Mereka dewasa lebih cepat. Lagu anak ingin mengembalikan dunia anak itu," ujarnya.

Untuk itu, dia ingin mengedukasi anak-anak melalui musik. Meski demikian, dia mengaku siswa-siswinya sempat kesulitan karena harus latihan dengan protokol  kesehatan yang ketat.

"Iya anak-anak sempat kesulitan ketika latihan, karena protokol kesahatan ya, namun akhirnya bisa menyesuaikan," imbuhnya.

Dia menambahkan, siswa didikannya akan melaunching album pertama itu pada hari Sabtu (3/4/2021). Satu minggi berikutnya, siswanya juga akan malauching lagu ke spotify dan Tiktok.

"Kita akan lauching secara virtual besok dan satu minggu berikutnya akan lakukan launching ke media sosial," ujarnya.

Baca Juga: Di Pos Ronda Ini Banyak Lahir Pecatur Handal, Siap Tantang Dewa Kipas

Kesulitannya, ide yang dia punya belum tentu bisa diaplikasikan  anak  tersebut. Palibbg kesusahan  ketika tracking dan ketika proses latihan yang harus patuh protokl kesahatan. 

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait