Temuan Batu Yoni Raksasa Jadi Ikon Baru di Kabupaten Magelang

Botu Yoni dijadikan ikon Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Magelang

Budi Arista Romadhoni
Selasa, 06 April 2021 | 18:25 WIB
Temuan Batu Yoni Raksasa Jadi Ikon Baru di Kabupaten Magelang
Yoni seberat 5 ton ditemukan di Dusun Culengan, Desa Gondang, Kecamatan Mungkid, Kabupaten Magelang. [suara.com/ Angga Haksoro Ardhi]

SuaraJawaTengah.id - Batu Yoni raksasa yang ditemukan di Dusun Culengan, Desa Gondang, Kecamatan Mungkid, akan dijadikan ikon Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Magelang

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Magelang, Azis Amin Mujahidin mengatakan, Batu yoni seberat 5 ton ini tergolong langka. Pihaknya akan merawat benda peninggalan cagar budaya itu sebagai aset pendidikan daerah. 

“Sebetulnya mau diambil di (BPCB) Jawa Tengah. Tapi kami pikir karena ini yang terbesar, kami amankan saja dan dirawat. Sebagai ikon Dinas Pendidikan dan Kebudayaan,” kata Azis di Magelang, Selasa (6/4/2021).

Dinas Pendidikan Kabupaten Magelang akan menempatkan yoni di halaman kantor. Akan dibangun fasilitas pendukung untuk melindugi benda cagar budaya ini. “Nanti kami beri atap dan pembatas agar rapi. Sekaligus menambah asesoris di gedung ini,” ujar Azis.

Baca Juga:Kisahnya Bikin Haru, Warga Magelang Ditemukan Usai 30 Tahun Hilang

Nantinya benda cagar budaya yang saat ini disimpan dan dirawat di sejumlah instansi akan dikumpulkan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Magelang. Termasuk sekitar 15 arca dan nandi yang terdapat di Kompleks Sekretariat Daerah (Sekda) Kabupaten Magelang.

Kepala Bidang Kebudayaan pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Magelang, Manteb Sudarsono mengatakan, temuan yoni seberat 5 ton ini menjadi aset penting bagi sarana edukasi kebudayaan.

“Selama ini para siswa banyak yang belum pernah melihat yoni secara langsung. Kami jadikan yoni ini sebagai ikon Dinas Pendidikan dan Kebudayaan sekaligus sarana mengenalkan benda cagar budaya,” ujar Manteb.

Pemerintah Kabupaten Magelang bahkan telah menyiapkan ruang khusus di kompleks Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah untuk memamerkan benda-benda cagar budaya. 

Ruang pameran itu akan menempati bangunan cagar budaya peninggalan Belanda yang lokasinya peris di depan gedung perpustakaan. “Nanti semua benda-benda cagar budaya yang berhasil kami kumpulkan akan dipamerkan di sana. Sekarang menunggu sedikit renovasi,” kata Manteb.

Baca Juga:Apes! Dua Minggu Tutup, Gerobak Angkringan di Magelang Digondol Maling

Upaya mengumpulkan benda cagar budaya yang saat ini masih tersebar, bertujuan membangun narasi Magelang sebagai daerah yang kaya nilai kebudayaan.  

“Ini juga bertujuan mendukung Borobudur sebagai Kawasan Strategis Pembangunan Nasional. Pembelajaran soal kebudayaan Magelang harus terdokumentasikan dan tersampaikan.”

Kontributor : Angga Haksoro Ardi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak