alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Wakapolsek Juwiring Klaten Dinonaktifkan Usai Digerebek di Rumah IRT

Ronald Seger Prabowo Kamis, 15 April 2021 | 23:22 WIB

Wakapolsek Juwiring Klaten Dinonaktifkan Usai Digerebek di Rumah IRT
Wakapolsek Juwiring Klaten, Iptu SGY, akhirnya dinonaktifkan setelah digerebek sejumlah warga usai ketahuan berduaan di rumah seorang ibu rumah tangga. [Ilustrasi/Shutterstock]

Iptu SGY bakal memasuki usia pensiun dalam waktu 1,5 tahun-2 tahun mendatang.

SuaraJawaTengah.id - Wakapolsek Juwiring Klaten, Iptu SGY, akhirnya dinonaktifkan. SGY sebelumnya digerebek sejumlah warga usai ketahuan berduaan di rumah seorang ibu rumah tangga (IRT) berinisial MT warga di RT 001 di RW 002, Dukuh Tegalan Karangsobo, Desa Jetis, Kecamatan Juwiring, Sabtu (10/4/2021) malam.

Penonaktifan itu dibenarkan Kapolsek Juwiring, Iptu Sumardi. Dilansir Solopos.com--jaringan Suara.com, Sumardi mengaku kaget dengan kejadian itu.

Dia menuturkan Iptu SGY bakal memasuki usia pensiun dalam waktu 1,5 tahun-2 tahun mendatang. Pascadigerebek warga, Wakapolsek Juwiring tersebut dinonaktifkan dan diwajibkan menjalani apel di Polres Klaten.

"Pak wakapolsek itu orangnya rajin. Dalam menjalankan tugas, kami selalu bergantian. Saya kaget juga mendengar kejadian itu. Saya juga malu sekali. Saya tak mengira. Pak wakapolsek itu sudah mendekati usia pensiun," kata Kapolsek Juwiring, Iptu Sumardi, mewakili Kapolres Klaten, AKBP Edy Suranta Sitepu, saat ditemui wartawan di Mapolsek setempat, Kamis (15/4/2021).

Baca Juga: Alfian Segera Dapatkan Tangan Palsu Akibat Kecelakaan Kerja

Iptu Sumardi berharap kejadian Wakapolsek Juwiring digerebek warga tak menimpa anggota Polsek lainnya. Selaku pimpinan di Polsek Juwiring, Iptu Sumardi selalu menekankan ke anggotanya agar menaati peraturan di mana pun dan kapan pun.

"Untuk sekarang, jabatan wakapolsek di sini kosong," katanya.

Sebagaimana diketahui, Iptu SGY digerebek warga di RT 001 di RW 002, Dukuh Tegalan Karangsobo, Desa Jetis, Kecamatan Juwiring, Sabtu (10/4/2021) malam.

Saat itu, Iptu SGY bertamu ke rumah IRT yang berusia sekitar 45-50 tahun, yakni MT. Saat berduaan di rumah MT dengan lampu penerangan di teras dimatikan, warga yang sudah mengintai kedatangan Iptu SGY langsung mengepung rumah tersebut sekaligus menggerebeknya.

Ketua RT 001 di RW 002, Dukuh Tegalan Karangsobo, Desa Jetis, Kecamatan Juwiring, Heru Susanto, berperan mengetuk pintu rumah milik MT. Meski sempat mengelak, MT tak berkutik saat perwakilan saudara dan salah seorang perangkat desa (perdes) menemukan Iptu SGY di lantai II di rumah MT.

Baca Juga: Belasan Santri di Klaten Tertular Covid-19, Ini Kronologinya

Heru mengatakan Iptu SGY telah lebih dari tiga kali berkunjung ke rumah MT. Saat berkunjung, kondisi rumah MT hanya dihuni IRT tersebut. Sedangkan suaminya bekerja di Kalimantan dan dua anaknya keluar rumah (anak perempuan sudah menikah, anak laki-laki kuliah di Solo).

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait