alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Berkah Ramadhan, Pengrajin Batik Tulis Khas Kudus Banjir Pesanan

Ronald Seger Prabowo Rabu, 21 April 2021 | 11:02 WIB

Berkah Ramadhan, Pengrajin Batik Tulis Khas Kudus Banjir Pesanan
Pemilik Sanggar Muria Batik Kudus Yuli Astuti bersama pekerjaannya tangah mempersiapkan paket sajadah dengan sarung untuk menarik minyoembeli di bulan Ramadhan, Selasa (20/4/2021). [ANTARA/Akhmad Nazaruddin Lathif]

Sebelumnya, mereka sempat mengalami penurunan omset secara drastis selama pandemi Covid-19 akibat merosotnya daya beli masyarakat.

SuaraJawaTengah.id - Berkah Ramadhan dirasakan pengrajin batik tulis khas Kabupaten Kudus. Mereka mulai kebanjiran pesanan selama bulan puasa.

Sebelumnya, mereka sempat mengalami penurunan omset secara drastis selama pandemi Covid-19 akibat merosotnya daya beli masyarakat.
 
"Pada masa pandemi, saya hanya memproduksi masker untuk dibagi-bagikan kepada masyarakat. Sedangkan mendapatkan pesanan masih sulit," kata Pemilik Sanggar Muria Batik Kudus Yuli Astuti di Kudus dilansir Antara, Rabu (21/4/2021).

Untuk bisa menarik minat pembeli, maka berinovasi membuat pakaian batik tulis lengkap dengan masker dengan motif yang sama.
 
Sementara bulan puasa ini, dia mengaku, memperoleh pesanan batik tulis hingga 500-an helai. Mulai tahun ini usahanya kian membaik karena pesanan mulai pulih meskipun baru 75 persen dibandingkan dengan kondisi sebelum masa pandemi.
 
Saat ini harga sejumlah bahan baku, mulai dari kain hingga bahan pewarnaan naik bervariasi.
 
Untuk kain katun kualitas utama kenaikan harganya bisa mencapai 10 persen, namun harga jual batik tulisannya tidak ikut naik.
 
"Saat ini belum tepat menaikkan harga jualnya karena daya beli masyarakat juga belum stabil. Biarlah keuntungan berkurang, yang penting orderan mulai berdatangan," ujarnya.
 
Saat Ramadhan ini, dia mencoba membuat paket batik tulis khusus berupa paket sajadah, sarung dan lerak serta paket sajadah, mukena dan letak dengan harga antara Rp150 hingga Rp500 ribu.
 
Inovasi tersebut, bertujuan untuk mendongkrak penjualan batik tulis di bulan Ramadhan ini.

Baca Juga: Sedulur Sikep Dukung Usulan Samin Surosentiko Jadi Pahlawan Nasional

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait