alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Diduga Meteor Jatuh di Gunung Merapi, BPPTKG: Aktivitas Vulkanik Normal

Budi Arista Romadhoni Sabtu, 29 Mei 2021 | 08:37 WIB

Diduga Meteor Jatuh di Gunung Merapi, BPPTKG: Aktivitas Vulkanik Normal
Cahaya misterisu berwarna hijau berada di Puncak Gunung Merapi. [Istimewa/Felix]

Fenomena langka terjadi di Gunung Merapi, cahaya mirip meteor jatuh di sekitar gunung

SuaraJawaTengah.id - Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), mengonfirmasi melihat kilatan cahaya di sekitar Gunung Merapi.

Melalui akun istagram BBPTKG, kilatan cahay itu tertangkap kamera pemantau di Deles (sisi timur Gunung Merapi) pada pukul 23.08 WIB. Balai menyebut tidak mendeteksi adanya peningkatan aktivitas kegempaan akibat peristiwa tersebut.

Diduga kilatan cahaya itu bersumber dari meteor yang jatuh di sekitar Gunung Merapi. BPPTKG tidak dapat mengonfirmasi hal tersebut, sebab tugas balai adalah melakukan mitigasi Gunung Merapi bukan mengamati aktivitas benda langit.

Bambang, salah satu pemilik kamera CCTV yang menangkap kilasan cahaya itu mengatakan, gambar terekam pada 27 Juni 2021, pukul 23.07. “Itu sudah kemarin (terekam). Anak saya yang ngasih tahu,” kata Bambang kepada SuaraJawaTengah.id, Jumat (28/5/2021).

Baca Juga: Viral Kilatan Cahaya di Puncak Gunung Merapi, Banjir Respons Nyeleneh Warganet

Menurut Bambang, dia sengaja mengarahkan kamera CCTV ke puncak Merapi untuk memantau aktivitas gunung api. Rumah Bambang di Dusun Berut, Desa Sumber, Kecamatan Dukun masuk dalam kawasan rawan bencana Gunung Merapi.

“Bisa sorotan dari lampu atau apa juga bisa bisa. Soalnya kamera di rumah saya resolusinya cuma 2 mega pixel,” ujar Bambang.

Penampakan cahaya misterius di Gunung Merapi - (Twitter/BPPTKG)
Penampakan cahaya misterius di Gunung Merapi - (Twitter/BPPTKG)

Dia memastikan sumber cahaya bukan dari atau jatuh ke kawah Merapi. Bambang bahkan memastikan hal tersebut kepada temannya yang juga memantau situasi puncak Merapi dari arah Kaliurang.

“Jauh kok itu dari Merapi. Kebetulan saja kelihatan pas (di kawah Merapi)  kalau dilihat dari Dusun Berut. Dari CCTV rumah teman yang di Kaliurang, jauh itu.”

Bambang menduga sumber cahaya dari kawasan timur Merapi yang jaraknya lebih jauh dari Selo, Boyolali. Sebab kamera CCTV di Selo tidak menangkap gambar cahaya tersebut. “Kemungkinan lebih jauh lagi di belakang Selo.”  

Baca Juga: Kenang Tragedi 27 Mei, BPPTKG: Usai Gempa Jogja Merapi Bergejolak Hingga Tak Stabil

Bambang memastikan tangkapan gambar cahaya itu bukan rekayasa. Sebab selain ditangkap beberapa kamera, sejumlah temannya juga melihat langsung kilatan cahaya itu.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait