Kudus Jadi Satu-satunya Zona Merah Covid-19 di Pulau Jawa, Begini Kata KSP

Tingginya lonjakan kasus Covid-19 di Kabupaten Kudus menjadi sorotan pemerintah pusat. KSP menyebut lonjakan tersebut menandakan tren kenaikan sebaran Virus Corona.

Chandra Iswinarno | Ummi Hadyah Saleh
Jum'at, 04 Juni 2021 | 21:22 WIB
Kudus Jadi Satu-satunya Zona Merah Covid-19 di Pulau Jawa, Begini Kata KSP
Portal terpasang di jalan utama Desa Loram Kulon, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, sebagai upaya menekan penyebaran kasus COVID-19 dengan meminimalkan mobilitas warganya, Kamis (27/5/2021). [ANTARA/Akhmad Nazaruddin Lathif]

SuaraJawaTengah.id - Tingginya lonjakan kasus Covid-19 di Kabupaten Kudus dalam beberapa waktu terakhir menjadi sorotan pemerintah pusat.

Bahkan, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko mengemukakan lonjakan kasus Covid-19 di Kudus menunjukan tren kenaikan angka kasus sebaran Virus Corona masih ada dan berbahaya.

"Kita tidak boleh abai. Jangan sampai terjadi di daerah lain, kita harus tetap disiplin protokol kesehatan," ucap Moeldoko di Jakarta, Jumat (4/6/2021).

Untuk mengatasi hal tersebut, Moeldoko mengemukakan, Presiden Jokowi telah memerintahkan seluruh menteri, Satgas Covid dan Gubernur Jawa Tengah untuk segera mengantisipasi kondisi di Kabupeten Kudus yang mulai kewalahan menampung pasien.

Baca Juga:Kasus Covid-19 di Kudus Melonjak, Moeldoko: Jangan Sampai Terjadi di Daerah Lain

Dia juga menuturkan, Kementerian Kesehatan juga telah memeriksa sampel Covid 19 di wilayah itu untuk dideteksi kemungkinan penularan Covid di wilayah tersebut akibat mutasi baru.
 
Tak hanya itu, pihaknya juga tetap melakukan monitoring perkembangan Pandemi Covid-19 di seluruh daerah pascalibur lebaran, serta maraknya kerumunan di kawasan wisata termasuk munculnya kerumunan di banyak hajatan.

Dari hasil monitoring yang dilakukan dalam beberapa waktu terakhir, ditemukan fenomena masyarakat yang tidak cukup disiplin menjaga protokol kesehatan.

"Sekali lagi, kita harus belajar apa yang terjadi di Kudus untuk tetap disiplin menjaga protokol kesehatan. Apa yang terjadi di Kudus bisa terjadi di banyak tempat di Indonesia jika masyarakat tidak disiplin menjaga protokol kesehatan, tetap 3 T dan 3 M," tuturnya.

Pun dia mengingatkan, upaya mengendalikan Covid-19 hanya akan berhasil jika pemerintah pusat, daerah, media  dan masyarakat bersama-sama menjaga disiplin protokol kesehatan, dan menghindari kerumunan. 

"Semaksimal mungkin dilakukan massif di wilayah yang dikenal zona merah seperti Kudus,” imbuh Moeldoko.

Baca Juga:RS Belum Jalankan Standar WHO, 189 Nakes di Kudus Positif Covid-19

Selain itu, Moeldoko juga menegaskan pentingnya penguatan kembali Pemberlakuan Pembatasan kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro di Kabupaten Kudus, terutama di perbatasan wilayah untuk membendung pergerakan.
 
Moeldoko juga meminta agar seluruh tokoh masyarakat, juga tokoh agama yang ada di Kudus untuk membantu mengampanyekan disiplin protokol kesehatan demi mengendalikan kondisi.

"Terutama menghindari kerumunan, menunda dulu tradisi ziarah keagamaan. Tanpa mengurangi rasa hormat kita pada tradisi, tunda dulu demi menyelamatkan keluarga kita," tuturnya. 

Diketahui, lonjakan kasus positif Covid-19 di Kudus terjadi usai Liburan Hari Raya Idul Fitri.  Puluhan desa terkena, angka kematian di kawasan ini meninggi. Bahkan, banyak tenaga kesehatan yang sudah menjalani vaksinasi dua kali pun terkena. Mengutip data Dinas Kesehatan Kudus per 2 Juni 2021, kasus Covid-19 di Kudus mencapai 1.243.

Dari jumlah itu, 287 pasien dalam perawatan dan 956 isolasi mandiri. Bahkan sebanyak 189 tenaga kesehatan dinyatakan positif tertular virus corona, dan salah seorang diantaranya sudah meninggal dunia. Angka tersebut juga menjadikan Kudus sebagai satu-satunya zona merah Covid-19 di Pulau Jawa dalam sepekan terakhir.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak