Pengetahuan Ruta terhadap jenis transportasi dan waktu tempuh dan biaya transport ke Rumah Sakit dibagi dengan Jumlah Ruta yang mengetahui keberadaan Rumah Sakit.
Pengetahuan Kemudahan Menjangkau Puskesmas, Puskesmas Pembantu (Pustu), Puskesmas Kelilng (Pusling), Bidan Desa
Pengetahuan Ruta terhadap jenis transportasi dan waktu tempuh dan biaya transport ke puskesmas, pustu, pusling, bidan desa dibagi dengan Jumlah Ruta yang mengetahui keberadaan puskesmas, pustu, pusling, bidan.
Pengetahuan Kemudahan Menjangkau Klinik/Praktik Dokter
Baca Juga:TelkomGroup Hadirkan eCard, Inovasi Digital dalam Layanan Kesehatan
Pengetahuan Ruta terhadap jenis transportasi dan waktu tempuh dan biaya transport ke Klinik/Praktik Dokter dibagi dengan Jumlah Ruta yang mengetahui keberadaan Klinik/Praktik Dokter.
Dari hasil perhitungan dengan menggunakan 3 rumus diatas, terlihat bahwa Kabupaten Cilacap memiliki nilai tertinggi untuk kategori sangat sulit terkait akses pelayanan kesehatan di Jawa Tengah. Untuk akses ke rumah sakit, nilai sangat sulitnya 39,71, untuk fasilitas puskesmas, pusling, pustu dan bidan desa nilai sangat sulitnya 29,37, sedangkan untuk fasilitas klinik nilai sangat sulitnya mencapai 44,33.
sulitnya akses layanan kesehatan di Kabupaten Cilacap ini sangat dirasakan selama masa pandemi Covid-19. Kesulitan layanan kesehatan di Kabupaten Cilacap ini paling dirasakan oleh kelompok penyandang disabilitas
Kesulitan utamanya adalah keterlambatan mengenali gejala Covid-19 karena sulitnya komunikasi sehingga pendampingan dari keluarga atau kerabat dari pasien disabilitas ini sangat diperlukan. Selain itu berdasarkan jurnal Pusdatin yang ada di situs Kemkes.go.id menunjukan bahwa Sistem Informasi Kesehatan (SIK) yang berbasis aktual masih dirasa kurang akurat, lengkap dan tepat waktu.
Baca Juga:Libur Lebaran, Tiga Puskesmas di Kota Pontianak Siaga 24 Jam