Covid-19 Makin Genting! Dokter Mulai Pilih-pilih Pasien untuk Diberi Oksigen

Erlina mengungkapkan, sejumlah rumah sakit di Indonesia mulai dilema karena pasokan oksigen tak sebanding dengan banyaknya pasien Covid-19

Bangun Santoso | Stephanus Aranditio
Jum'at, 18 Juni 2021 | 12:51 WIB
Covid-19 Makin Genting! Dokter Mulai Pilih-pilih Pasien untuk Diberi Oksigen
Ilustrasi penanganan pasien Covid-19 di salah satu rumah sakit. (Foto: Wakil KOHSAR/AFP)

SuaraJawaTengah.id - Ketua Kelompok Kerja Infeksi Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) dokter Erlina Burhan mengungkapkan, kondisi rumah sakit saat ini mulai kerepotan. Bahkan ia menyebut dokter mulai dilema memberikan pasokan oksigen ke pasien.

Menurut Erlina, saat ini di beberapa rumah sakit mulai memilah-milih pasien mana yang harus mendapatkan oksigen, sebab jumlah tabung tidak seimbang dengan antrean pasien yang akan masuk.

"Pasiennya sangat banyak antri di IGD kemudian pasien itu membutuhkan oksigen segera, ini akan menjadi masalah karena di IGD pun titik oksigen itu terbatas, jika oksigennya ada 9, pasiennya ada 20, itu akan jadi dilematis sekali bagi dokter untuk memutuskan yang mana yang akan diberi oksigen," kata Erlina melalui jumpa pers virtual, Jumat (18/6/2021).

Kata dia, dokter sejatinya amat tidak ingin pemandangan itu terjadi di IGD. Namun pemilahan atau triase pasien Covid-19 sudah mulai dilakukan di beberapa rumah sakit.

Baca Juga:56 Pengungsi Korban Longsor di Cianjur Positif Corona, Kades Bingung Tempat Isolasi

"Ini sungguh situasi yang tidak menyenangkan bagi nakes atau dokter, apalagi bagi keluarga yang melihat keluarganya sudah sangat sesak, tapi tidak dapat diberikan oksigen, kondisi itu sudah terjadi pada beberapa rumah sakit," ungkapnya.

Erlina juga menyebut peningkatan kasus dampak libur lebaran tahun ini ini sangat cepat naiknya dibanding tahun lalu.

"Tahun lalu memang naik tapi bertahap, kalau sekarang dari occupancy kita 20-30 persen di Mei, sekarang tiba-tiba 80 persen, ICU di atas itu, ini menunjukkan peningkatan pasien luar biasa," katanya lagi.

Oleh sebab itu, lima organisasi profesi kedokteran meminta pemerintah untuk bertindak cepat mengatasi lonjakan Covid-19. Sebab, rumah sakit sudah menuju kolaps, kebijakan PPKM Mikro dinilai tidak efektif.

"Kami ini di hilir, kami ada batasnya, oleh sebab itu kami minta pempus (pemerintah pusat) lebih tegas dan berani pelaksanaan PPKM ini menyeluruh, jangan hanya sporadis," imbuh Erlina.

Baca Juga:Nekat Langgar Jam Operasional, 3 Cafe dan Restoran di Bogor Digeruduk Satgas

Kelima organisasi itu antara lain; Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI), Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI), Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia (PERKI), dan Perhimpunan Dokter Spesialis Anestesiologi dan Terapi Intensif (PERDATIN).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Tipe Kepribadian MBTI Apa Sih Sebenarnya?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Zodiak Paling Cocok Jadi Jodohmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tua Usia Kulitmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Mobil yang Cocok untuk Introvert, Ambivert dan Ekstrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Detail Sejarah Isra Miraj?
Ikuti Kuisnya ➔
POLLING: 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono, Apa Layak Dilaporkan Polisi?
Ikuti Kuisnya ➔
Cek Prediksi Keuangan Kamu Tahun Depan: Akan Lebih Cemerlang atau Makin Horor?
Ikuti Kuisnya ➔
POLLING: Kamu di 2026 Siap Glow Up atau Sudah Saatnya Villain Era?
Ikuti Kuisnya ➔
POLLING: Bagaimana Prediksimu untuk Tahun 2026? Lebih Baik atau Lebih Suram?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Trivia Natal: Uji Pengetahuan Anda Tentang Tradisi Natal di Berbagai Negara
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Kepribadian: Siapa Karakter Ikonik Natal dalam Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak