alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Overload, Rumah Sakit di Pekalongan Tak Terima Pasien Covid-19

Ronald Seger Prabowo Senin, 21 Juni 2021 | 13:51 WIB

Overload, Rumah Sakit di Pekalongan Tak Terima Pasien Covid-19
RSUD Bendan, Kota Pekalongan tidak lagi menerima pasien Covid-19 karena ruang isolasi di rumah sakit rujukan itu sudah penuh. [dok]

Hal itu diumumkan pihak rumah sakit melalui kertas yang ditempel di rumah sakit dan fotonya beredar melalui grup-grup aplikasi perpesanan di Kota Pekalongan.

SuaraJawaTengah.id - ‎RSUD Bendan, Kota Pekalongan tidak lagi menerima pasien Covid-19 karena ruang isolasi di rumah sakit rujukan itu sudah penuh, bahkan kelebihan kapasitas atau overload‎.

‎Hal itu diumumkan pihak rumah sakit melalui kertas yang ditempel di rumah sakit dan fotonya beredar melalui grup-grup aplikasi perpesanan di Kota Pekalongan, Senin (21/6/2021).

Dalam pengumuman itu tertulis "PEMBERITAHUAN. MOHON MAAF UNTUK SEMENTARA TIDAK MENERIMA PASIEN CURIGA/KONFIRMASI POSITIF COVID-19 DIKARENAKAN RUANG ISOLASI PENUH SAMPAI ADA PEMBERITAHUAN LEBIH LANJUT."

‎Direktur RSUD Bendan Kota Junaedi Wibawa saat dikonfirmasi membenarkan pengumuman kebijakan yang dikeluarkan manajemen rumah sakit tersebut.

Baca Juga: Merinding! 218 Ribu Orang Jakarta Positif COVID-19 Pada Agustus, Prediksi Dinkes DKI

"Iya benar. Jumlah pasien yang dirawat makin nambah," kata Junaedi, Senin (21/6/2021).

Menurut Junaedi, kapasitas ruang isolasi sudah overload sejak Jumat (18/6/2021). Dari kapasitas 26 tempat tidur di ruang isolasi Covid-19, jumlah pasien yang dirawat mencapai 50 orang atau overload 24 pasien.

"Karena ruang isolasi sudah penuh, ada 16 pasien positif yang di‎rawat di ruang isolasi IGD. Sisanya delapan pasien dirawat di ruang suspect. Menunggu swab," ungkapnya.

Menurut Junaedi, jika ada pasien Covid-19 yang datang, untuk sementara penangannya dirujuk ‎ke rumah sakit rujukan lain. 

"Kami pakai sistem buka tutup. Kalau ruang isolasi sudah ada tempat tidur yang kosong, pasien yang ada di IGD masuk," ujarnya.

Baca Juga: Bupati Majalengka Positif COVID-19, Sekda: Yang Pernah Interaksi Lapor

Junaedi mengatakan, pihaknya sudah merencanakan penambahan kapasitas ruang isolasi untuk mengatasi melonjaknya jumlah pasien Covid-19 tersebut. 

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait