Hal senada juga disampaikan Irvan Nugraha, Chief Marketing Officer Rumah Zakat.
“Program Donasi Tabung Oksigen bersama JNE ini terinspirasi dari kearifan bangsa Indonesia. Masyarakat Indonesia mempunyai budaya gotong royong dan berbagi dan ini terlihat dalam kondisi pandemi ini terutam pada saat kelangkaan tabung gas oksigen yang saat ini sangat dibutuhkan. Alhamdulillah inisiasi program ini disambut baik oleh JNE. Semoga ini dapat meluaskan masyarakat yang dapat terbantu," paparnya.
Ali Sadikin selaku Ketua Yayasan DKMG, menyampaikan rasa terima kasih atas bantuan yang diberikan JNE, Benihbaik, dan para donatur lainnya untuk membantu penanganan pandemi Covid-19 yang tengah melanda Indonesia.
"Kerjasama ini diharapkan bisa meringankan, terutama untuk saudara-saudara yang terkena musibah supaya cepat sembuh dari Covid-19. Program kolaborasi, gotong royong dan saling membantu dari berbagai pihak tentu saja Covid-19 ini akan cepat selesai dan bisa diatasi di Indonesia," katanya.
Baca Juga:Stok Oksigen di Balikpapan Kosong, KPPU: Belum Ada Kepastian Oksigen dan Regulator Ada
Kolaborasi JNE dengan berbagai pihak merupakan kerjasama strategis yang akan terus diwujudkan sesuai semangat “Connecting Happiness” yaitu mengantarkan kebahagiaan hingga ke pelosok negeri dengan berbagi, menyayangi dan menyantuni sesama.
Program kegiatan dan kolaborasi yang kami inisiasi dapat terus mendukung berbagai kegiatan positif seperti penggalangan donasi, pengirman bantuan gratis dan lainnya. Langkah nyata ini untuk membantu meringankan beban pemerintah serta dapat memajukan perekonomian nasional di masa Pandemi Covid -19.
Sebelumnya dalam rangka mendukung program pemerintah menanggulangi Pandemi Covid-19, JNE pun menyiapkan 7.500 vaksin bagi karyawan di Jabodetabek dan masyarakat umum.
Vaksinasi gratis ini dilaksanakan di Auditorium GOR Grogol Jakarta Barat, Jl. Dr Nurdin IV Grogol Petamburan, Jakarta dan Sedayu City Suites Lantai parkir P2 Jakarta Timur.
Pemberian vaksin berlangsung tanggal 8 -24 Juli 2021 (kecuali tanggal 11 dan 18 Juli 2021, sentra vaksin JNE tutup). Sentra Vaksin JNE terselenggara atas kerjasama dengan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Dinas Kesehatan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, RS Muhammadiyah, CEO Forum dan Asperindo.
Baca Juga:Cegah Kerumuman, Kapolda Metro Minta Anak Buah Bantu Masyarakat Distribusikan Hewan Kurban