Selain itu, kata dia, Dipole Mode Index (DMI) juga masih relatif tinggi karena di atas minus 0,4 sehingga masih berpengaruh signifikan terhadap peningkatan curah hujan di wilayah Jawa khususnya Cilacap dan sekitarnya.
"Dengan demikian, prediksi curah hujan pada bulan September ini normal hingga di atas normal. Rilis resminya memang belum keluar, biasanya pertengahan September baru keluar namun dari pola curah hujan yang dikeluarkan untuk bulan September ini, terutama di wilayah pegunungan tengah curah hujannya diprediksi 151-200 mm, artinya sudah memasuki awal musim hujan," katanya.
Terkait dengan kondisi cuaca di laut selatan Jawa Barat hingga Daerah Istimewa Yogyakarta, Teguh memrakirakan gelombang tinggi masih berpotensi terjadi dalam satu hingga dua pekan ke depan karena saat sekarang masih dominan angin timuran yang bertiup dengan kecepatan tinggi.
Menurut dia, tiupan angin timuran tersebut diprakirakan mulai melemah pada pertengahan bulan September sehingga gelombang akan melandai.
Baca Juga:Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Sudah Mulai Antisipasi Banjir
"Nanti setelah pertengahan September bisa dikatakan pancaroba seiring dengan adanya beberapa perubahan seperti suhu udara yang saat sekarang sudah tidak dingin lagi dan sebagainya," kata Teguh. [ANTARA]