Tempat Wisata Tutup, Penjual Mainan di Tegal Ini Olah Limbah Jadi Wayang

Imbas pandemi, penjual mainan di tempat pariwisata Kabupaten Tegal ini akhirnya mengolah limbah menjadi wayang

Budi Arista Romadhoni
Jum'at, 03 September 2021 | 17:24 WIB
Tempat Wisata Tutup, Penjual Mainan di Tegal Ini Olah Limbah Jadi Wayang
Yusnan Iguna menunjukkan salah satu wayang yang dibuat‎ dari berbagai macam limbah di Kabupaten Tegal. [Suara.com/F Firdaus]

‎Selain mengurangi limbah, Yusnan juga ingin melestarikan budaya dengan caranya sendiri. "Anak jaman sekarang kan tidak semuanya kenal wayang," ujar dia.

Yusnan sudah memiliki rencana untuk menjual wayang limbah yang dibuatnya sekaligus memotivasi orang lain untuk mendapat penghasilan dari limbah.‎ Terlebih sudah ada beberapa orang yang tertarik membeli. 

"Saya ingin jual wayang limbah ini seharga wayang panggung. Rp300 - 500 ribu untuk satu buah," ungkapnya.

Kontributor : F Firdaus

Baca Juga:Sudah Lekang Dimakan Zaman, Seniman Wayang Golek Makin Terhimpit Dihantam Pandemi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak