Curhatan Penjual Barang Antik di Semarang, Terpaksa Hutang untuk Beli Bensin dan Makan

Penjual barang antik di Semarang mengharapkan pemerintah bisa membuka kembali pariwisata, mere sudah tak kuat membeli makan dan bensin

Budi Arista Romadhoni
Selasa, 07 September 2021 | 10:57 WIB
Curhatan Penjual Barang Antik di Semarang, Terpaksa Hutang untuk Beli Bensin dan Makan
Salah satu penjual barang antik di Kota Lama Semarang. [suara.com/Dafi Yusuf]

"Saya 2 tahun ekonominya goncang, harpannya pelonggaran ini bisa balik modal tapi lampu-lampu jalan kalau malam tak dinyalakan, jadi sepi," keluhnya.

Dia berharap lampu yang ada  di jalan Kota Lama Semarang segera dihidupkan. Selain itu, dia juga berharap kondisinya kembali normal meski sampai saat ini pemebeli di toko miliknya masih sepi.

"Setidaknya harapan itu yang saat ini bisa diandalkan," paparnya.

Kontributor : Dafi Yusuf

Baca Juga:Herd Immunity Jadi Jurus Pulihkan Sektor Pariwisata Provinsi Bali

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini