Temukan Kerumunan di SMPN 33 Kota Semarang, Ganjar: Kalau Tidak Dievaluasi Kita Tutup

Ganjar menegur langsung SMPN 33 Kota Semarang, hal itu terjadi karena ditemukannya kerumunan siswa

Budi Arista Romadhoni
Rabu, 15 September 2021 | 12:20 WIB
Temukan Kerumunan di SMPN 33 Kota Semarang, Ganjar: Kalau Tidak Dievaluasi Kita Tutup
Gubernur Ganjar Pranowo mendapati siswa yang masih berkerumun sesaat sebelum memasuki kelas di SMPN 33 Kota Semarang pagi ini. Gubernur Ganjar menghimbau guru dan seluruh petugas sekolah untuk lebih memperhatikan penerapan protokol kesehatan agar tidak terjadi kluster sekolah Rabu (15/9/2021). [Dok Pemprov Jateng]

Tidak boleh lagi kejadian-kejadian semacam itu terulang. Pihaknya meminta sekolah segera membentuk satgas dan melakukan evaluasi total.

"Kemarin saya menemukan kejadian serupa di Klaten dan Boyolali, sekarang di Kota Semarang. Saya minta segera diperbaiki. Kalau nanti berkali-kali melakukan pelanggaran, ya kita tutup. Sekolah tidak boleh menggelar PTM karena pelanggaran itu menunjukkan ketidaksiapan sekolah," pungkasnya.

Salah satu guru di SMPN 33 Semarang, Eni Kurniawati mengatakan akan segera menindaklanjuti perintah Ganjar. Pihaknya akan langsung menggelar rapat evaluasi terkait hal itu.

"Termasuk pembentukan satgas Covid, akan kami lakukan. Selama ini sudah ada, tapi belum digerakkan secara optimal. Memang tadi saat sidak pak Ganjar, anak-anak belum bisa menjaga jarak. Nantinya akan kami perbaiki dan semua elemen di sekolah akan kami gerakkan dalam rangka menegakkan protokol kesehatan," katanya.

Baca Juga:Durasi Pelaksanaan PTM di Sekolah Dipertanyakan, Ini Penjelasan Menteri Nadiem

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini